10 Faktor Penyebab Menurunnya Kecerdasan Otak Pada Manusia

AMONG SEHAT
10 Faktor Penyebab Menurunnya Kecerdasan Otak Pada Manusia

Amongsehat.com. 10 Faktor Penyebab Menurunnya Kecerdasan Otak Pada Manusia . Otak adalah organ penting sebagai pusat pengendali kegiatan tubuh yang disadari, termasuk kegiatan berpikir. Otak berfungsi untuk menerima, menerjemahkan, dan membimbing tubuh…

10 Faktor Penyebab Menurunnya Kecerdasan Otak Pada Manusia
Agus Riyanto

3C Toolbox Pro Apk Full 1.9.7.8.8 for android

3C Toolbox Pro is a tools app for android

download last version of 3C Toolbox Pro Apk for android from revdl with direct link

3C Toolbox is an app for optimizing your Android.

3C Toolbox Pro is the most comprehensive must-have toolbox for Android version 2.3 up-to L, running any ROM or kernel.

3C Toolbox Pro combines the features of Battery Monitor Widget, System Tuner, 3C Toggles and more into one easy-to-use giant toolbox to control, monitor and optimize your Android devices.

3C Toolbox Pro combines the features of many top-100 paid apps like Titanium Backup, Greenify, BetterBatteryStats, App2SD, Seeder, ROM Toolbox Pro, SetCPU, System Panel, Root Explorer, Autorun Manager, Terminal Emulator, Script Editor, SD Booster, BuildProp Editor, ATK and many more.

Before you buy this app, please try free version: http://www.3c71.com/atfree

Permissions detailed: http://www.3c71.com/perms

♦♦ 3C Toolbox Pro feature set (some require root access, try free version first) ♦♦

► Pro-only features
Hide any tabs or any menu item
Edit main screen buttons up-to 4×6 grid
Multi/auto-select, sort apps in apps manager and (root) explorer
Auto backup updated apps
Recording items and options
Use force-stop in task manager and task-killer
New app installation notification/manage
Create multiple schedules, watchers and profiles
Automatic battery markers and manage multiple batteries
Notification shortcut to access any features from status notification
Extra widgets: 2×1 text, 2×1-5×2 graphic, 4×1-1×4 toggles and 4×4 summary
No Ads

► Special support
Asus Transformer, Padfone, Inno D6000 and HP dual battery devices
LG Quick Circle (gauge or quick controls)
Edge support for Galaxy Edge devices

► Toolbox integration
Battery savings and performance optimization
Profiles to control CPU, IO and device states *
Manage apps from anywhere

► Device manager *
Device profiles (CPU, IO, components)
Tasks scheduler (app management, clean-up, etc)
Device watchers to automatically activate a profile, run tasks or display alarms

► File explorer *
Batch copy/paste, zip, delete, move, share and stream files and folders
Change files/folders permissions, ownership and security context
Access all your Samba network shares

► Application manager *
Backup and verify app apk/data, sms and call-logs
System app uninstaller and update cleaner
Share apps by e-mail, DropBox, GDrive, etc…
Move any apps to user, system, SD or link2SD
Freeze/unfreeze apps, crystallize (eg hibernate/greenify) and control app startup and events
Zip align, clear cache, wipe dalvik-cache, fix permissions and optimize databases
Control app notifications, permissions, access, rotation, full-screen and force screen-on
Find apps draining your battery (statistics)

► Network manager
Set WiFi access point priority
Configure Android firewall, TCP Congestion, DNS *

► Task manager
Check CPU, network and memory usage
Kill or force-stop * any apps or kernel processes
Automatic task killer, memory booster, memory cleaner

► System Control *
CPU governor, frequency, voltage, GPU, thermal and MPDecision
Build.prop and sysctl editor
Boost, analyze and benchmark SD cards
Android memory manager, memory cleaner, SD directory binder
fsync, sweep2wake, gamma, sound, intelliplug and fast charge control

► System Monitoring
All Android applications or all processes, battery, CPU, network, memory
Component states (WiFi, Bluetooth, GPS, 3G, Phone, APN) (PRO ONLY)

► Status bar notifications
Battery, cpu, memory, sd, temperature optionally with graphics in drop-down
Add battery remaining bar on top or bottom
Remove original battery icon (xposed required)

► Highly Configurable Widgets
Resizable gauge widget
1×1 text
1×1 toggle *

► System Switches (widgets or profiles)
GPS,WiFi localization,WiFi,BT,APN,NFC,Airplane,Tethering,Brightness,Screen time-out,Stay awake,Flashlight,Ringer,Vibrate,Synchro,Background data,Debug,Unknown sources,Reboot,etc

► Terminal Emulator & Script Editor
Run any scripts, optionally on boot
Share scripts, commands and outputs

► System Logcat and Kernel Reader *
Advanced filtering and search

* Requires root and kernel support for full feature

3C Toolbox Pro

3C Toolbox Pro

3C Toolbox Pro

3C Toolbox Pro

3C Toolbox Pro

3C Toolbox Pro

 

The post 3C Toolbox Pro Apk Full 1.9.7.8.8 for android appeared first on RevDL | Download Android Apps & Games.

Pertimbangan Penting Bagi Orangtua Sebelum Memutuskan Homeschooling untuk Anak

Banyak orangtua yang kini melirik metode pembelajaran homeschooling untuk anak mereka. Dengan menyekolahkan anak di rumah sendiri, Anda tidak perlu repot antar-jemput dan tidak perlu juga mengkhawatirkan makanan si kecil. Anda juga dapat menyeleksi sendiri pengajar atau tutor yang Anda rasa sesuai untuk anak Anda. Namun, apa homeschooling benar cocok untuk anak Anda daripada di sekolah biasa? Berikut sejumlah hal yang perlu Anda pertimbangkan.

Apa manfaat homeschooling untuk anak?

1. Anak lebih leluasa mengembangkan bakatnya

Homeschooling merupakan metode pembelajaran mandiri. Dengan sekolah di rumah, orangtua dan anak dapat bersama-sama menentukan sendiri topik, waktu, durasi, hingga cara mengajar yang sesuai dengan minat, kemampuan, dan gaya belajar si anak. Meski memang, kebanyakan mata pelajaran yang diajarkan dalam kurikulum homeschooling masih tetap mengacu pada kurikulum standar nasional.

Dilansir dari laman Parents, penulis buku The Element, Ken Robinson berujar bahwa kunci pendidikan yang ideal untuk anak seharusnya tidak disamaratakan. Setiap anak memiliki bakat dan minat serta kemampuan mengolah informasi yang berbeda. Dengan homeschooling, Andalah yang paling memahami anak Anda sehingga metode ini bisa lebih optimal untuk mengembangkan bakat setiap anak sesuai keinginan dan kemampuannya.

Pengembangan minat dan bakat yang maksimal ini membuat anak nantinya akan mampu lebih luwes beradaptasi dengan lingkungan luar dengan kondisi apapun.

2. Waktu belajar lebih fleksibel

Salah satu keuntungan terbesar homeschooling adalah dari segi fleksibilitas. Anda, anak, dan pengajar bisa saling berunding untuk menentukan waktu yang paling tepat untuk mulai belajar dan berapa lama yang dibutuhkan dalam sehari. Anda juga bisa berunding untuk menentukan lokasi (tak selalu harus di rumah, lho!), frekuensi, dan jadwal mata pelajaran yang ingin dipelajari dalam satu hari.

Anda dan tutor bahkan bisa mengubah sendiri jadwal belajar anak, jika ia mulai merasa bosan. Misalnya ketika belajar tentang sistem tata surya, daripada bosan membaca buku dan menghapal nama-nama planet, Anda bisa mengajaknya untuk “studi banding” ke Planetarium. Bahkan untuk mata pelajaran seperti Penjaskes dan Kesenian yang butuh praktik langsung, Anda bisa memindahkan “kelas” anak ke lapangan atau taman kota dan studio musik.

3. Anak lebih baik mencerna informasi

Suasana belajar yang tidak terkesan kaku atau membosankan bisa membantu anak untuk lebih bersemangat dan memahami isi pelajarannya. Ia juga bisa lebih fokus untuk belajar tanpa gangguan orang lain. Bila ia menemukan kesulitan di sela-sela pembelajaran, anak akan lebih mudah untuk bertanya dan langsung mendapatkan penyelesaian tanpa menghambat proses pembelajaran orang lain.

Berbeda dengan sekolah formal, misalnya saat anak tidak mengerti matematika, guru akan mengajarkan topik tersebut sampai benar-benar tuntas dulu untuk semua murid di kelas. Sesi pertanyaan di tengah kegiatan belajar mengajar (KBM) bisa menghambat waktu belajar siswa lain di dalam kelas. Dengan bersekolah di rumah, tutor dapat memfokuskan perhatiannya hanya untuk satu anak saja.

4. Anak mendapatkan tidur yang cukup

Durasi waktu KBM di sekolah Indonesia termasuk yang paling lama di dunia. Anak sekolah rata-rata diwajibkan untuk masuk sekolah pukul 6.30 sampai 7 pagi dan selesai pukul 15.00 WIB. Ini belum termasuk lama waktu yang dihabiskan untuk les bimbel di sana sini.

Ironisnya, nilai akademis rata-rata anak Indonesia setelah belajar nonstop selama 8 jam lebih tetap lebih rendah daripada pelajar Singapura, yang hanya belajar sekitar 5 jam saja setiap hari. Pasalnya, rutinitas masuk sekolah yang memaksa anak untuk bangun subuh dan tidur larut malam hampir setiap hari jadi mengacak-acak kualitas tidur mereka. Anak yang kurang tidur lebih mungkin untuk ketiduran di kelas selama pelajaran berlangsung. Lambat laun ini akan berimbas pada performa anak di sekolah.

Selain masalah akademis, kurang tidur juga dikaitkan dengan risiko kolesterol tinggi dan obesitas anak di masa depan. Sebuah studi menemukan bahwa efek jangka pendek dari kurang tidur, seperti pilek, flu, dan gangguan pencernaan, lebih sering timbul ketika anak tidur kurang dari tujuh jam.

5. Anda bisa memantau pergaulan anak

Remaja yang kurang tidur lebih cenderung lalai, impulsif, hiperaktif, dan menentang. Maka, bukan lagi fenomena baru melihat performa akademis remaja yang tidak cukup tidur anjlok daripada teman-teman lainnya.

Kurang tidur pun akan berimbas negatif pada perilaku anak. Satu studi menemukan bahwa setiap 10 menit menunda tidur malam, ada peningkatan risiko sebanyak 6 persen untuk mereka mengonsumsi alkohol atau ganja. Kurang tidur juga meningkatkan risiko anak sekolah jadi ketergantungan pada obat-obatan antikecemasan dan obat tidur. Efek penyalahgunaan obat-obatan ini nantinya malah memicu anak semakin cemas dan sulit tidur.

Studi lainnya yang dimuat dalam Journal of Youth and Adolescence tahun 2015, dilansir dari Huffington Post, menemukan bahwa remaja yang tidur hanya enam jam setiap malam dilaporkan tiga kali lebih mungkin untuk menderita depresi. Kurang tidur juga meningkatkan risiko upaya bunuh diri anak hingga 58 persen.

Nah, manfaat lain yang bisa didapatkan dari homeschooling untuk anak adalah Anda bisa memantau pergaulannya. Dengan begitu anak-anak akan terhindar dari pengaruh merokok dan konsumsi narkoba dan bullying yang rentan memengaruhi anak-anak di masa peralihannya. Selain itu, orangtua pun bisa menghabiskan banyak waktu bersama anak-anak dengan menemaninya belajar di rumah.

Lantas, apa kerugiannya?

Di balik manfaat yang bisa didapatkan, Anda juga perlu mengetahui kerugian yang mungkin timbul dari homeschooling untuk anak.

Yang paling utama dan amat perlu dipertimbangkan adalah terbatasnya lingkup pergaulan dan pertemanan anak. Pasalnya, homeschooling membuat anak lebih terfokus pada interaksi dengan pengajar dan orangtuanya, bukan pada teman-teman sebayanya layaknya sekolah formal. Padahal, kehadiran teman dapat melatih anak untuk menumbuhkan rasa empati dan mengembangkan keterampilan bersosialisasi. 

Untuk mengatasi masalah sosial yang mungkin dihadapi oleh anak homeschooling, Anda sebagai orangtua perlu membuat anak Anda tetap merasa terhubung dengan dunia sekolah dan lingkungan sebayanya. Ini tergantung bagaimana cara Anda untuk menyetarakan homeschooling sesuai porsinya agar anak tidak merasa terasing dalam pergaulannya.

Selain itu, anak-anak homeschooling tidak memiliki fasilitas sekolah pada umumnya, seperti laboratorium, perpustakaan, pusat olahraga, atau studio seni. Pada mata pelajaran tertentu di sekolah formal ada yang mengharuskan anak untuk mengeksplor kemampuannya secara langsung, seperti meneliti di laboratorium, olahraga fisik, ekstrakurikuler, dan kemampuan motorik lainnya. Untuk mengajak anak “studi banding” sendiri, Anda tentu perlu persiapan yang lebih matang serta perlu merogoh kocek pribadi.

Jadi, apakah homeschooling pilihan yang baik untuk anak Anda?

Pemilihan homeschooling untuk anak dapat dipengaruhi berbagai faktor. Misalnya karena anak mengidap penyakit serius yang membuat aktivitasnya terbatas, atau sebab-sebab lainnya yang membuat anak-anak kesulitan menjangkau sekolah formal.

Namun, alasan yang paling sering adalah karena orangtua merasa mampu memberikan pendidikan yang lebih baik melalui homeschooling daripada sekolah formal lainnya. Pada akhirnya, keputusan untuk menyekolahkan anak di rumah ada di tangan Anda sebagai orangtua yang paling memahami dirinya, juga pendapat dari anak Anda sendiri.

Jika anak Anda sangat menginginkan untuk menempuh pendidikan di sekolah umum, maka kemungkinan hal tersebut memang terbaik untuk anak Anda. Kunci utamanya adalah bagaimana Anda sebagai orang tua mampu mengomunikasikan kebutuhan dan kemampuan anak Anda pada pengajar, baik di sekolah maupun tutor homeschooling.

Yang perlu diperhatikan, apabila anak memang mengalami kendala selama di sekolah, seperti masalah akademik atau anak menjadi korban bullying, Anda tidak bisa serta merta memilih homeschooling sebagai jalan pintas. Tentunya Anda harus menemukan solusi yang tepat untuk masalah anak dengan berdiskusi bersama guru di sekolah.

The post Pertimbangan Penting Bagi Orangtua Sebelum Memutuskan Homeschooling untuk Anak appeared first on Hello Sehat.

The Chainsmokers – Paris (Ver 2)

The Chainsmokers Paris Chord

(Intro) C Em D Bm

                   C
We were staying in Paris
                      Em
To get away from your parents
And I thought "Wow"
           D
if I could take this in a shot right now
        Bm
I don't think that we could work this out

           C
Out on the terrace
                     Em
I don't know if it's fair but
                      D
I thought How could I let you fall by yourself
          Bm
While I'm wasted with someone else

(Chorus)
   C
If we go down then
Em
we go down together
        D
They'll say you could do anything
        Bm
They'll say that I was clever
   C
If we go down then
Em
we go down together
      D
We'll get away with everything
      Bm
Let's show them we are better
C      Em
 Let's show them we are better
D      Bm
 Let's show them we are better

                   C
We were staying in Paris
                      Em
To get away from your parents
And you look so proud
         D
standing there with a frown and a cigarette
        Bm
Posting pictures of yourself on the internet

           C
Out on the terrace
                  Em
we breathe in the air of this small town
       D
On our own cuttin' class for the thrill of it
        Bm
Getting drunk on the past we were livin' in

(Chorus)
   C
If we go down then
Em
we go down together
         D
They'll say you could do anything
        Bm
They'll say that I was clever
   C
If we go down then
Em
we go down together
      D
We'll get away with everything
      Bm
Let's show them we are better

      C
Let's show them we are
                Em
Let's show them we are
                   D
Let's show them we are,
let's show them we are
      Bm
Let's show them we are better
                   C     Em  D
We were staying in Paris
      Bm
Let's show them we are better
      C
Let's show them we are
                Em
Let's show them we are
                   D
Let's show them we are,
let's show them we are
      Bm
Let's show them we are better
   C
If we go down then
Em
we go down together
        D
They'll say you could do anything
        Bm
They'll say that I was clever
   C
If we go down then
Em
we go down together
      D
We'll get away with everything
      Bm
Let's show them we are better

                   C     Em
We were staying in Paris
                   D     Bm
We were staying in Paris
                   C     Em
We were staying in Paris
                   D
We were staying in Paris
      Bm
Let's show them we are better

                   C     Em  D
We were staying in Paris
      Bm                      C  Em
Let's show them we are better
D      Bm
 Let's show them we are better
   C
If we go down
      Em
Let's show them we are better
   D
If we go down
      Bm
Let's show them we are better
   C
If we go down
      Em                      D
Let's show them we are better
      Bm
Let's show them we are better

(Ending) C Em D Bm
         C Em D Bm

The post The Chainsmokers – Paris (Ver 2) by LirikdanKunci

Minuman Beralkohol Merusak DNA Dan Meningkatkan Risiko Kanker

Minuman beralkohol di dalam tubuh dapat memproduksi zat kimia berbahaya yang dapat merusak DNA sel induk secara permanen sekaligus meningkatkan risiko kanker. Demikian kesimpulan sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam journal Nature.

Baca juga: Minum Minuman Beralkohol Saat Hamil Dapat Mempengaruhi Wajah Bayi

Dengan menggunakan tikus sebagai binatang percobaan, para peneliti melakukan analisa kromosom dan DNA untuk melihat kerusakan genetik yang disebabkan oleh acetaldehyde, zat kimia yang dihasilkan tubuh saat mencerna alkohol.

Temuan ini menjelaskan secara detail tentang peningkatan risiko 7 jenis kanker pada seseorang yang suka mengonsumsi minuman beralkohol. Hasil studi ini juga menunjukan mekanisme pertahanan tubuh dalam menghadapi efek buruk yang disebabkan oleh minuman beralkohol.

Menurut Ketan Patel, salah seorang peneliti dari Medical Research Council Laboratory of Molecular Biology, beberapa jenis kanker disebabkan oleh kerusakan DNA sel induk dan minuman beralkohol meningkatkan risiko kerusakan ini.

Badan kesehatan sedunia (WHO) sendiri telah memasukan alkohol ke dalam grup 1 zat penyebab kanker (karsinogen). Menurut WHO, alkohol memenuhi persyaratan sebagai zat yang terbukti secara meyakinkan dapat menyebabkan kanker pada manusia.

Pada studi ini, Patel dan kawan kawan memberikan minuman beralkohol yang sudah diencerkan kepada tikus lalu melakukan analisis terhadap dampak minuman tersebut pada DNA tikus. Mereka menemukan, acetaldehyde memecah dan merusak DNA pada sel induk darah. Kerusakan ini menyebabkan terganggunya fungsi DNA secara permanen.

Kerusakan DNA sel induk ini menjadi penting sebab dari sinilah cikal bakal terjadinya peningkatan risiko kanker pada seseorang yang mengonsumsi minuman beralkohol.

Pada studi kali ini, para peneliti juga mencoba mengetahui mekanisme pertahanan tubuh menghadapi kerusakan yang diakibatkan oleh alkohol. Pertahanan pertama tubuh adalah dengan memproduksi enzym aldehyde dehydrogenases atau ALDH. Enzym ini memecah acetaldehyde menjadi acetate yang digunakan sel sebagai sumber energi.

Pada studi ini, setelah diberikan minuman beralkohol, tikus yang kadar enzym ALDH-nya rendah mengalami kerusakan DNA empat kali lipat lebih besar bila dibandingkan dengan tikus yang kadar enzym ALDH-nya normal.

Baca juga: 4 Manfaat dan 7 Dampak Buruk Alkohol Bagi Tubuh

Selain itu, sel sendiri memiliki pertahanan diri terhadap kerusakan DNA. Sel akan segera memperbaiki sendiri kerusakan DNA yang terjadi. Namun, terkadang proses perbaikan ini tidak berlangsung sesuai dengan harapan. Kegagalan perbaikan DNA sel ini kebanyakan terjadi pada penduduk yang tinggal di benua Asia.