Anfuhex – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

Anfuhex merupakan obat anti jamur yang mengandung ketoconazole yang termasuk ke dalam golongan imidazole sintetik. Ketoconazole sendiri merupakan zat antifungal yang memiliki spektur luas. Obat ini digunakan untuk membantu mengobati  infeksi jamur sistematik, infeksi jamur superfisial yang tidak responsif terhadap nistatin maupun griseofulvin oral, serta tidak juga responsitf terhadap obat topikal . Dibawah ini akan kami paparkan mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan obat Anfuhex.

Fungsi Obat

Fungsi utama dari obat anti jamur Anfuhex yaitu mengobati penyakit infeksi jamur infeksi tinea maupun infeksi ragi kulit, serta dapat digunakan untuk mengobati penyakit infeksi dermatofit. Dibawah ini terdapat beberapa informasi mengenai kandungan, kemasan, dll

Kandungan

Untuk setiap kemasan obat Anfuhex mengandung setidaknya Ketocanozole sebanyak 200 mg/tablet

Golongan : Obat ini termasuk obat yang bisa diperoleh melalui resep dokter

Kemasan : Anfuhex dikemas dan dipasarkan dengan ketentuan dos 5×10 tablet 200 mg

Kode Produksi : G

Harga : Rp. 4200 (Harga tersebut kemungkinan bisa berubah disetiap daerah sesuai dengan pemesanan)

Brand : Hexpharm Jaya

Cara Kerja

Seperti obat anti jamur lainnya, obat Anfuhex bekerja dengan cara menghambat enzim sitokrom P450 14α-demethylase (P45014DM). Enzim inilah yang memiliki peran aktif di dalam biosintesis sterol yang akan mengarah dari lanosterol ke ergosterol. Adapun sebagai antiandorgen, untuk mekanisme aksinya sendiri bisa dibagi menjadi dua.

  1. Anfuhex memblokir zat adrenal androgen dan juga akan memblokir biosintesis testicular, sehingga menyebabkan terjadinya penurunan tingkat sirkulasi terhadap testosteron.
  2. Ketoconazole merupakan suatu antagonis reseptor androgen dimana zat ini  bersaing dengan androgen misalnya dihidrotestosteron (DHT) dan testosteron agar mampu mengikat reseptor androgen. Akan tetapi efek  yang timbulkan dianggap relatif lemah, dan malah semakin lemah jika diberikan pada dosis yang lebih tinggi.

Indikasi Obat

Berikut ini merupakan beberapa indikasi dari obat anti jamur Anfuhex:

  • Karena merupakan obat anti jamur sistematik, Anfuhex akan menimbulkan aktivitas terhadap jenis-jenis jamur semacam histoplasma, candida,  blastomyces, serta coccidioides, meskipun diketahui tidak berpengaruh terhadap aspergillus. Adapun di beberapa negara, obat ini tidak menjadi pilihan utama karena memiliki efek toksisitas yang lebih besar, serta sulit untuk diserap oleh tubuh.
  • Anfuhex biasanya dimanfaatkan sebagai obat anti jamur untuk membantu mengatasi selaput kulit maupun mukosa, misalnya penyakit kutu air athlete’s foot, infeksi dermatofita terhadap kulit maupun kuku tangan, atau membantu mengobati penyakit kurap atau kadas, kandidiasis, serta juga dapat berfungsi mengobati penyakit panu.
  • Ketaconazole diketahui adalah salah satu zat antiandrogen yang banyak pakai untuk obat lini kedua untuk membantu mengobati penyakit kanker prostat serta mampu menekan sintesis glukokortikoid di dalam pengobatan penyakit cushing syndrom atau sindrom cusing. Adapun khusus untuk pasien yang mengidap penyakit kanker prostat, obat ini biasanya dikonsumsi bersamaan dengan glukokortikoid, tujuannya tidak lain untuk mencegah insufisiensi adrenal.

Kontraindikasi

  • Jangan mencoba menggunakan obat ini jika anda mengidap gangguan hati maupun merupakan pasien yang sedang dalam masa terapi dengan terfenadin atau astemizol.
  • Tidak bisa digunakan untuk mengobati penyakit meningitis atau biasa disebut radang selaput otak.
  • Bagi pasien yang mengalami gejala sensitifitas yang tinggi, tidak disarankan untuk menggunakan obat ini maupun obat yang termasuk golongan ke dalam imidazole jenis lain.
  • Adapun pemberian secara oral tidak untuk infeksi superfisial.
  • Jangan mencoba menggunaka obat Anfuhex ini bersamaan dengan obat-obat jenis lainnya misalnya quinidine, metadon, cisapride, ranolazine, disopiramid, dronedarone, serta obat dofetilide. Jika anda terpaksa harusmenggunakannya, maka dikhawatirkan dapat menyebabkan peningkatan konsentrasi terhadap plasma obat-obat tersebut serta akan mengakibatkan inteval QT semakin panjang. Bhkan terkadang mengakibatkan pasien mengalami disritmia ventrikel yang dapat membahayakan pasien seperti mengakibatkan torsades de pointes.

Dosis

Anfuhex harus diberikan dengan dosis sebagai berikut:

  • Untuk orang dewasa: Kira-kira sebanyak 200 mg/hari, untuk durasi pengobatan selama kurang lebih 14 hari. Jika hasilnya masih kurang memuaskan, maka disarankan untuk melanjutkan sampai setidaknya 1 minggu setelah gejala tersebut hilang dan sampai kultur menjadi negatif. Dosis maksimumnya sebesar 400 mg/hari.
  • Untuk anak-anak: Diberikan sebanyak 3 mg/kg berat badan. Obat ini diberikan sebagai dosis tunggal maupun dalam dosis yang tinggi. 

  • Bagi pasien yang mempunyai penyakit kandidiasis vaginal resisten yang kronis, diberikan sebanyak 400 mg / hari dan pengobatannya dilakukan selama 5 hari.
  • Obat ini diberikan bersama dengan makanan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin ditimbulkan dari penggunaan obat ini diantaranya:

  • Menyebabkan pengguna obat ini mengalami penyakit muntah, mual, serta nyeri pada perut.
  • Adapun untuk efek samping yang jarang terjadi seperti mengakibatkan pusing, penyakit sakit kepala, fotofobia, urtikaria, ruam, trombositopenia, alopesia, pruritus, ginaekomastia, oligospermia, dan parestesia.
  • Menurut penjelasan badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA), obat Anfuhex bisa menyebabkan pasien menderita kerusakan pada hati yang sangat parah serta mengalami masalah terhadap kelenjar adrenal. FDA menyarankan agar supaya pasien tidak menggunakan obat ini sebagai pengobatan jamur lini pertama, akan tetapi gunakan hanya pada kondisi dimana tidak ada alternatif terapi anti jamur lainnya atau jika anti jamur lainnya tidak memberikan hasil yang baik.

Interaksi Obat

Berikut ini interaksi obat yang timbul dari penggunaan obat Anfuhex:

  • Menyebabkan meningkatnya resiko miopati jika diberikan bersamaan dengan simvastatin.
  • Ketoconazole juga bisa menjadi penyebab terjadinya peningkatan resiko aritmia ventrikular. Jika anda mengkonsumsi bersamaan dengan cisapride, quinidine, pimozide, disopiramid, ranolazine, domperidon, dofetilide,dronedarone, maupun metadon.
  • Ketoconazole akan menyebabkan penderita mengalami peningkatan efek antikoagulan kumarin.
  • Jika Anfuhex dikonsumsi bersamaan dengan obat-obat seperti antimuskarinik, fenitoin, nevirapin, isoniazid, dan rifampisin, dll sehingga akan menurunkan efek farmakologisnya.
  • Bisa menyebabkan terjadinya kegagalan kontrasepsi jika ketoconazole diberikan bersamaan dengan estrogen.

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan ketika mengkonsumsi obat ini antara lain:

  • Anfuhex (ketoconazole) jika dikonsumsi akan menyebabkan pusing dan mengantuk, jadi bagi pengguna obat ini sangat tidak dianjurkan untuk mengemudi ataupun menyalakan mesin.
  • Adapun untk ibu menyusui, disarankanagar menggunakan obat anti jamur yang lebih aman karena dikhawatirkan zat ketoconazole akan ikut diuraikan ke dalam air susu.
  • Dianjurkan agar obat anti jamur Anfuhax dikonsumsi bersamaan dengan makanan. Hal ini tidak lain bertujuan untuk memudahkan dan memaksimalkan proses penyerapan.
  • Hentikan penggunaan obat ini jika pasien mengalami uam kulit atau gejala lainnya yang mengindikasikan suatu reaksi alergi.
  • Jika ketoconazole diberikan secara oral, maka efeknya pasti difungsikan jauh lebih baik dibandingkan dengan kalangan imidazole lainnya. Namun obat ini mepunyai efek hepatotoksisitas yang relatif parah. Menyebabkan resiko terbentuknya hepatitis jauh lebih besar jika diberikan dalam jangka waktu lebih dari 14 hari.
  • Adapun untuk pemberian secara oral, perlu dilakukan pengamatan oleh klinik untuk memeriksa kondisi hati.

Pengguaan Terhadap Wanita Hamil

Menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) bahwa meskipun telah dilakukan penelitan terhadap hewan, namun hal ini tidak bisa dijadikan dasar mengingat biasanya hasil yang diperoleh dari penelitan terhadap hewan tidak selalu berdampak terhadap manusia. Akan tetapi harus tetap mendapat perhatian khusus jika ingin memberikan obat ini kepada wanita hamil. Disarankan untuk tidak menggunakan obat ini sebagai pilihan obat anti jamur pertama. 

Cara Penyimpanan

  • Simpan obat Anfuhex di tempat yang bersih, kering, serta sejuk.
  • Jangan satukan obat ini dengan obat lainnya, hal ini bertujuan untuk memudahkan anda jika sewaktu-waktu membutuhkan obat ini.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak maupun hewan peliharaan (jika ada).
  • Selalu periksa tanggal kadaluarsanya.
  • Jika anda tidak sengaja merobek kemasannya, maka segeralah bungkus obat ini guna menghindarkannya dari terkontaminasi zat berbahaya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Perlu diingat bahwa anda harus menyesuaikan takaran dosis obat Anfuhex sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anda guna mendapatkan hasil yang maksimal. Selalu konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan saran yang terbaik dan menghindari dampak buruk yang dapat membahayakan pengguna obat ini. Semoga bermanfaat.

The post Anfuhex – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping appeared first on HaloSehat.

Alphacort – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar nama obat Alphacort? Sesuatu yang berhubungan dengan obat dan penyakit kulit? Ya, Alphacort adalah sediaan topikal berbentuk krim yang umumnya diaplikasikan pada kulit.

Obat Apa?

Alphacort adalah obat topikal berbentuk krim yang digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit yang merupakan penyebab kulit gatal dan gejala lainnya.  Obat ini termasuk ke dalam obat-obatan keras dengan logo K pada kemasannya dan harus digunakan dengan resep dokter.

Sekilas Kandungan Alphacort

Alphacort merupakan krim kortikosteroid yang mengandung betametasone valerat 1 % di dalam setiap tubenya.

Berikut beberapa penjelasan mengenai zat aktif Alphacort,

  • Betamethasone valerat adalah jenis obat yang masuk ke dalam golongan kortikosteroid (glukokortikoid).
  • Betamethasone umumnya digunakan untuk mengobati jenis-jenis penyakit kulit yang disertai peradangan seperti pada kondisi alergi, rematik, penyakit kulit, penyakit Crohn, merangsang pertumbuhan bayi pada kelahiran prematur, bahkan kanker sel darah putih atau yang biasa kita kenal dengan leukimia.
  • Mekanisme kerja betamethasone adalah mencegah dan mengatasi peradangan dengan cara menekan laju sintesis protein, membalikkan permeabilitas kapiler, menekan migrasi leukosit, dan stabilisasi lisosom.
  • Betamethasone sendiri dibagi ke dalam beberapa bentuk senyawa, antara lain, betamethasone valerat, betamethasone natrium fosfat, dan betamethasone dipropionat.
  • Betamethasone biasanya dikombinasikan dengan klotrimazole, gentamicin, dan asam salisilat.
  • Kombinasi-kombinasi di atas digunakan untuk mengobati penyakit kulit seperti psoriasis dan dermatitis.

Indikasi

Alphacort memiliki beberapa indikasi sebagai berikut,

  1. Mengobati dermatitis, yaitu suatu penyakit kulit yang biasanya ditandai dengan ruam kemerahan dan peradangan pada kulit dan menyebabkan gatal. Penyakit ini biasa disebut juga sebagai eksim dan tidak menular. Dermatitis umumnya terjadi dikarenakan kontak dengan berbagai zat pemicu reaksi alergi seperti perhiasan yang terbuat dari logam, sabun, dan zat kimia lainnya. Gejala dermatitis menimbulkan reaksi yang sangat tidak nyaman seperti kulit yang bernanah, melepuh, berkerak, dan mengelupas.
  2. Mengobati psoriasis, yaitu suatu penyakit kulit yang disertai peradangan dan biasanya sudah berlangsung cukup lama hingga bertahun-tahun. Umumnya berdasarkan jenisnya, penderita psoriasis menunjukkan kondisi mulai dari kulit yang terlihat seperti mengalami luka bakar, gerak semakin terbatas pada anggota tubuh yang terkena psoriasis, radang ketombe pada rambut, bintil-bintil berwarna putih hingga kuku yang patah dan mati pada kasus psoriasis kuku. Alphacort sendiri berfungsi mengobati psoriasis yang menimbulkan peradangan pada kulit.
  3. Meringankan gejala iritasi pada kulit seperti gatal, ruam kemerahan hingga radang dan kulit mengelupas
  4. Mengobati penyakit Bullous dermatitis herpetiformis. yaitu merupakan jenis penyakit kulit yang ditandai dengan gejala seperti lepuhan berisi air. Meski ada kata herpetiformis, penyakit ini sama sekali tidak ada keterkaitan dengan penyakit yang disebabkan oleh virus herpes. Hanya saja penampakan gejalanya memiliki kemiripan dengan herpes yaitu kulit yang melepuh dan berisi cairan. Penyakit satu ini diduga berkaitan erat dengan kondisi alergi gluten atau biasa disebut intoleransi gluten. Penyakit DH umumnya ditemukan pada pasien dewasa dengan kisaran usia 20 hingga 40 tahun dan jarang ditemukan pada pasien usia anak-anak.
  5. Mengobati penyakit eksfoliatif eritroderma, yaitu jenis penyakit kulit yang cukup serius karena umumnya ditandai dengan skuam dan eritema yang meliputi hampir seluruh bagian tubuh.

  6. Mengobati penyakit mikosis fungoides, yaitu suatu penyakit jenis limfoma yang berada di dalam kulit. Gejala dari penyakit ini biasanya dimulai dengan gejala-gejala ringan seperti penebalan kulit yang terasa gatal, kemudian membentuk benjolan, dan perlahan akan mulai menyebar ke bagian tubuh lainnya. Mikosis fungoides ini biasanya terdeteksi pada pasien lanjut usia dan memiliki harapan hidup hingga beberapa tahun saja. Bahkan penyakit serius ini bisa berkembang ke arah leukemia dan sangat patut diwaspadai meski untuk gejala awalnya sangat sukar terdeteksi sedari dini.
  7. Mengobati pemfigus, semacam penyakit kulit yang berbahaya namun cukup langka dan jarang ditemui. Pemfigus memiliki gejala seperti bisul pada permukaan kulit atau membran mukosa pada alat kelamin maupun mulut. Benjolan yang ditimbulkan pemfigus ini sangat rawan pecah dan mengundang infeksi pada area yang terkena.
  8. Mengobati eritema multiforme (sindrom Stevens-Johnson), yaitu semacam penyakit kulit yang tidak diketahui secara pasti penyebabnya. Gejala penyakit ini umumnya berupa peradangan akut yang menyerang kulit dan membran mukosa yang menimbulkan beberapa lesi. 

Dosis

Dosis yang umum digunakan untuk Alphacort yaitu 2 hingga 3 kali sehari, dioleskan tipis dan secara merata pada kulit atau bagian yang terkena infeksi.

Cara penggunaan Alphacort

Untuk cara penggunaan, Anda bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini,

  • Jika memungkinkan, sebaiknya Anda mandi terlebih dahulu, atau setidaknya bersihkan badan Anda dari keringat dan kotoran. Terutama bagian kulit yang terkena infeksi.
  • Cuci tangan Anda hingga bersih dengan menggunakan sabun sebelum membuka segel tube Alphacort.
  • Gunakan ujung jari atau cotton bud untuk mengambil sediaan Alphacort lalu oleskan tipis-tipis dan secara merata ke seluruh bagian kulit yang terkena infeksi.
  • Biarkan hingga Alphacort meresap ke dalam kulit sebelum Anda mengenakan pakaian yang menutupi area kulit terinfeksi dan kembali beraktifitas.

Cara Penyimpanan

Sebaiknya Anda menyimpan Alphacort dengan memerhatikan beberapa poin di bawah ini,

  • Simpan di dalam kotak obat tersendiri dan jika memungkinkan, pisahkan dengan sediaan per oral yang Anda miliki.
  • Simpan di tempat terpisah dengan sediaan yang memiliki bentuk kemasan mirip seperti salep untuk mata dan lainnya.
  • Jika Anda terpaksa menyimpan sediaan topikal (kulit) Alphacort dengan sediaan cream atau salep lainnya yang dikhususkan untuk penyakit mata, maka beri label khusus berisi keterangan singkat pada badan tube untuk menghindari kesalahan dalam penggunaan.
  • Jauhkan dari sinar matahari langsung atau pun jangkauan anak-anak.

Efek Samping

Meski berupa sediaan topikal yang digunakan pada kulit, Alphacort tetap memiliki efek samping, seperti :

  • Menyebabkan iritasi pada kulit, misalnya ruam, rasa gatal hingga terbakar atau pun sensasi menyengat.
  • Penggunaan Alphacort juga berpotensi menyebabkan penipisan kulit.
  • Alphacort mampu mengubah warna dan pigmentasi pada kulit.
  • Menyebabkan strech mark pada kulit.
  • Mengakibatkan pembuluh darah halus berkumpul dan menonjol di bagian bawah kulit.
  • Merangsang pertumbuhan rambut pada kulit secara berlebihan dan tidak wajar.

Kontra Indikasi

Berikut beberapa kontra indikasi yang patut Anda waspadai sebelum menggunakan Alphacort,

  • Hindari penggunaan pada penderita yang memiliki riwayat alergi terhadap betamethasone. Jika Anda mengalami gejala-gejala iritasi kulit yang menjurus ke arah alergi, sebaiknya hentikan penggunaan dan hubungi dokter.
  • Hindari penggunaan Alphacort yang dalam hal ini mengandung kortikosteroid pada pasien dengan herpes okuler simplex yang aktif.
  • Hindari penggunaan bersamaan dengan pemberian vaksin hidup atau yang dilemahkan. 

Perhatian dan peringatan

Tidak disarankan digunakan bersamaan dengan sediaan topikal antijamur seperti ketokonazole karena dapat meningkatkan efek farmakologisnya.

Meskipun Alphacort merupakan sediaan topikal, penggunaannya tetap harus melalui konsultasi dan diresepkan oleh dokter terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan Alphacort merupakan golongan obat keras yang penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter dan memiliki sederet efek samping yang patut diwaspadai. Selain itu, hanya dokterlah yang mampu mendiagnosa jenis penyakit kulit yang Anda derita dan memutuskan jenis terapi yang tepat untuk penyakit tersebut.

Seperti yang kita tahu, begitu banyak jenis penyakit kulit yang memiliki gejala dan tanda yang mirip sehingga memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengenali jenis penyakit kulit yang sedang Anda derita. Jadi, kebijakan Anda sangat diperlukan sebelum menggunakan sediaan kulit Alphacort ini agar Anda mendapatkan efek terapi maksimal seperti yang diharapkan dan meminimalisir kesalahan penggunaan obat yang tidak sesuai dengan indikasi.

Salam sehat.

The post Alphacort – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping appeared first on HaloSehat.

Anadium – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Efek Samping

Anadium merupakan jenis obat yang biasa digunakan dalam perawatan pengobatan gejala wasir, ambien, mengurangi gejala hemoroid, nyeri pada sendi, gejala ambaien dan juga edema tungkai. Obat anadium adalah salah satu jenis obat yang masuk ke dalam golongan obat antihormoroid (wasir) obat ini mengandung flavonoid yang sudah di mikrosasi. Zat aktif yang terkandung di dalam obat anadium adalah diosmin, disomin sendiri merupakan salah satu glokosida flavonoid yang biasanya diisolasi khususnya pada buah-buahan citrus misalnya saja yang terdapat pada buah jeruk dan juga buah lemon.

Sekilas mengenai zat aktif yang terkandung di dalam obat anadium

Komposisi aktif yang terdapat di dalam obat anadium adalah diosmin dan juga hesperidin, obat ini awal ditemukan sekitar tahun 1925, awal dikenalnya obat ini merupakan sebagai jenis agen teraoeutik sekitar tahun 1969, obat ini juga termasuk ke dalam amina biogenik turunan dari hesperidin yang terdapat pada buah citrus.

  • Obat diosmin sendiri baru dikenal di Indonesia sebagai obat wasir, padahal untuk di negara seperti Eropa obat ini sudah sangat dikenal dan biasa digunakan sebagai pelindung darah vaskuler. Cara kerja dari obat ini yaitu melakukan penghambatan dari reaksi peradangan dalam melindungi mikrosirkulasi kapiler, obat ini juga memiliki potensi penghambat tromboksan A2 dan juga Prostaglandin. Obat diosmin sendiri biasa digunakan sebagai pengobatan wasir pembuluh mekar, terjadinya sirkulasi yang buruk pada kaki, haemorhoids, mendalam vein thrombosis dan juga kondisi lainnya yang biasa dialami oleh pasien.

Dengan cara kerja sebagai anti radang dan penangkap radikal bebas, obat ini bersifat antimutagenik. Obat diosmin juga sedang di teliti kembali mengenai kegunaannya untuk pengobatan berbagai jenis penyakit lainnya seperti obat anti kanker, pengobatan sydrom pra menstruasi, dalam beberapa penelitian juga sudah dibuktikan bahwa obat ini sangat efektif dalam menyembuhkan wasir kronik dan juga akut.

  • Hesperidin adalah salah satu jenis obat yang masuk ke dalam golongan flavon glikosida obat ini juga mengandung ikatan flavon hespertin yang terdapat pada disakarida rutinose, fungsi dari hesperidin untuk peningkatan pembuluh darah kapiler agar lebih sehat dan juga sebagai jaringan penghubung saraf, obat hesperidin sendiri biasa digunakan dalam pengobatan memar, pembengkakan pada pembuluh darah, dan juga pembuluh darah kapiler yang rapuh, menurunkan penyakit demam yang disertai dengan alergi serta dapat menghalangi lepasnya histamin yang terrdapat pada sel.

Beberapa manfaat dari hesperidin

  • Obat ini biasa digunakan sebagai antioksidan
  • Obat ini digunakan sebagai anti tumor dan juga obat anti kanker
  • Sebagai obat anti inflammatory
  • Sebagai obat hypolipidemic
  • Sebagai obat vasoprotective
  • Sebagai obat anticarcinogenic
  • Obat ini mampu menurunkan kadar kolesterol
  • Obat ini biasa digunakan untuk mencegah enzim-enzim lipoxgenase, Phospholipase A2, Cyclo oxygenase dan juga HMG CoA reductase


Indikasi obat

Obat anadium digunakan dalam berbagai  jenis penyakit diantaranya untuk pengobatan wasir  kronis,  gejala hemoroid, rasa nyeri dan juga edema tungkai. Dan beberapa jenis penyakit lainnya diantaranya

  • Pembuluh mekar
  • Sirkulasi yang buruk pada kaki
  • Haemmorhoids
  • Mendalam vein thrombosis
  • Anasarca
  • gejala Dermatitis statis
  • Insufisiensi vena kronis
  • Spider veins
  • Busung

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan obat anadium

Ada baiknya sebelum mengkonsumsi obat anadium, pasien melakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter dan berikan informasi mengenai jenis obat-obatan yang sedang dikonsumsi beserta vitamin maupun produk herbal yang sedang digunakan dan juga kondisi kesehatan yang sedang dialami oleh pasien, agar dokter dapat memberikan dosis obat yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan yang sedang dialami oleh pasien. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan obat anadium diantaranya:

  1. Sebaiknya jangan memberikan obat ini pada pasien yang memiliki riwayat penyakit kanker.
  2. Sebaiknya dalam menggunakan obat ini harus melalui resep dari dokter
  3. Obat ini dapat menyebabkan kantuk untuk itu sebaiknya jangan sedang dalam mengemudikan kendaraan dan juga megoprasikan mesin yang membutuhkan konsentrasi khusus
  4. Pada pasien yang memiliki riwayat penyakit gejala gagal ginjal sebaiknya berhati-hati dalam menggunakan obat ini
  5. Pasien juga sebaiknya lebih berhati-hati apabila mempunyai riwayat penyakit gejala sirosis hati
  6. Obat ini tidak bisa digunakan bersamaan dengan alkohol untuk itu sebaiknya hentikan penggunaan alkohol agar tidak menyebabkan resiko yang tidak diinginkan.
  7. Sejauh ini obat anadium aman bagi pasien wanita yang sedang menyusui, namun untuk mendapatkan informasi lebih lengkap sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter.

Dosis obat anadium

  • Pada pasien dengan penyakit insufisiensi vena kronik bisa diberikan dosis sebanyak 2 kali dalam satu hari, diminum sebanyak 1 kaplet dalam setiap dosisnya
  • Untuk penyakit hemoroid akut bisa diberikan dosis sebanyak 6 kaplet dalam sehari yang dilakukan perawatan selama 4 hari, kemudian bisa ditambah dosis sebanyak 4 kaplet per hari, dilakukan perawatan selama 3 hari.
  • Obat ini sebaiknya dikonsumsi setelah makan atau jangan dalam keadaan perut kosong.

Efek samping

Setiap jenis obat apapun apabila penggunaannya tidak sesuai dengan anjuran yang diberikan oleh dokter pasti akan menyebabkan efek samping tertentu, untuk itu sebaiknya lakukan konsultasi pada dokter agar dapat mengurangi efek samping yang diberikan nantinya, data tersebut bukanlah data yang komperensif, karena bisa dikatakan sangat jarang terjadi namun apabila terjadi bisa sangat merugikan, berikut beberapa efek samping yang akan terjadi saat mengkonsumsi obat anadium

  • Sering sakit kepala
  • Terjadi nyeri pada perut
  • Gangguan gastrointestinal
  • Ruam pada kulit
  • Nyeri kepala
  • Gangguan pencernaan

Cara penyimpanan obat yang baik

  • Sebaiknya obat ini disimpan pada suhu ruang, dan jangan terkena paparan sinar matahari secara langsung.
  • Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak dan juga hewan peliharaan
  • Untuk membuang sisa obat yang sudah tidak digunakan, sebaiknya jangan dibuang pada toilet ataupun saluran drainase lainnya karena akan mengkontaminasi lingkungan, untuk itu sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu pada apoteker ataupun dokter untuk mengetahui informasi lebih lengkap dalam membuang obat yang baik dan benar.

Berapa lama efektivitas obat anadium

Menurut pengalaman yang dialami oleh pasien biasanya obat ini dapat meningkatkan kondisi kesehatan pasien, sekitar  kurang lebih dalam waktu 2 sampai dengan 3 bulan semenjak obat ini diberikan pada pasien sebagai perawatan penyakit penyebab wasir, namun ada beberapa kemungkinan yang tidak reflektif yang terjadi pada pasien hal ini dikarenakan dosis yang diberikan pada obat ini tergantung pada kondisi kesehatan masing-masing dari pasien.

Index keamanan pada wanita hamil

Ada bebrapa jenis obat yang tidak bisa digunakan pada ibu hamil dengan usia kandungan trimester pertama karena dikhawatirkan  dapat menganggu perkembangan janin, namun biasanya seiring bertambahnya usia kandungan, ibu hamil sudah mulai dapat mengkonsumsi obat saat usia kandungan sudah mulai masuk pada trimester kedua dan juga ketiga, namun apabila pasien agak ragu menggunakan obat ini sebaiknya jangan digunakan atau lakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter.

Kontraindikasi

  • Obat ini kontraindikasi pada pasien yang memiliki hipersensitivitas terhadap kandungan yang terkandung di dalam jenis obat anadium seperti diosmin
  • Obat ini tidak bisa digunakan pada pasien yang mengkonsumsi alkohol secara aktif karena akan menyebabkan resiko yang tidak diinginkan.
  • Jangan memberikan obat ini pada pasien yang memiliki penyakit gangguan fungsi hati dan gagal ginjal aku

The post Anadium – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Efek Samping appeared first on HaloSehat.

Balsalazide – Fungsi – Dosis dan Penggunaan – Efek Samping

Apa itu balsalazide?

Balsalazide adalah jenis obat yang termasuk dalam kelompok Aminosalicylate atau disebut juga dengan Natrium balsalazide dimana obat ini adalah berbentuk kapsul. Balsalazide dikonsumsi untuk mengobati, mengurangi gejala serta merawat penyakit Kolitis Ulserativa (penyakit usus) seperti diare, pendarahan anus ataupun sakit perut. Selain itu, obat ini juga digunakan dalam pengobatan penyakit Crohn dan radang usus.

Selama penggunaan kapsul ini, Anda tidak mendapati kondisi Anda dalam keadaan membaik, maka segera atur jadwal pertemuan Anda dengan dokter sehingga ia bisa memeriksa sejauh mana obat ini bekerja di dalam tubuh Anda. Hal ini juga harus segera dilakukan apabila Anda tiba-tiba mengalami pendarahan atau memar, radang tenggorokan, suhu yang tinggi atau merasa kurang enak badan selama mengkonsumsi balsalazide.

Obat ini dianggap telah bekerja terhadap sel-sel untuk mengubah metode yang digunakan sel tersebut dalam melepaskan bahan kimia penyebab usus meradang dan gejala Kolitis Ulserativa keluar dari dalam tubuh. Sistem kerja balsalazide adalah membantu memulihkan usus yang rusak dan juga mencegah penyakit agar tidak menyebar ke daerah yang lain.

Fungsi Balsalazide

Balsalazide berfungsi mengobati gejal kolitis ulserativa. Penyakit ini menyerang usus besar sehingga mengalami peradangan dan luka dan menyebabkan diare berdarah, kram perut dan demam. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja namun biasanya dimulai dari umur 15-30 tahun. Berawal dari ujung usus besar, penyakit ini berlanjut menyebar ke sebagian atau seluruh usus besar. Faktor penyebabnya biasanya adalah faktor keturunan atau respon sisem kekebalan tubuh yang aktifnya terlalu berlebihan. Gejala ini biasanya ditandai dengan demam tinggi, sakit perut, kram ringan, tinja berlendir dan keinginan buang air besar yang sangat.

Informasi yang Harus Disampaikan Kepada Dokter

Sebelum menggunakan balsalazide sebagai obat Anda, maka cara pertama yang harus Anda lakukan adalah harus memeberikan informasi yang valid mengenai apa-apa yang sedang Anda konsumsi atau bagaiamana kondisi Anda sekarang. Berikut adalah beberapa informasi yang harus kamu sampaikan kepada dokter :

  1. Apabila Anda dalam keadaan hamil, sedang merencakan kehamilan atau sedang menyusui
  2. Apabila Anda mempunyai riwayat penyakit yang berhubungan dengan hati atau ginjal
  3. Apabila Anda adalah penderita jenis asma atau kelainan darah  yang parah
  4. Apabila Anda memiliki perut atau tukak duodenum
  5. Apabila Anda pernah mengalami reaksi efek alergi obat dalam kategori sulphomide, aspirin atau salicylate
  6. Apabila Anda sedang mengkonsumsi obat lain, suplemen, obat resep taupun obat non resep

Interaksi Balsalazide dengan Obat Lainnya

Jika Anda mengkonsumsi balsalazide dengan obat lain, mungkin efek dari balsalazide sendiri dapat berubah. Karena hal ini dapat mengurangi kinerja balsalazide, penggunaan obat bersamaan ini juga beresiko meningkatkan gejala efek samping yang mungkin bisa ditimbulkan. Agar dapat mendapatkan manfaat lebih dari balsalazide, selalu konsultasikan dengan dokter, obat yang Anda gunakan entah itu obat resep, non resep maupun produk-produk herbal. Selanjutnya, Anda tidak diperbolehkan untuk mengubah, memulai atau menghentikan dosis obat yang telah diresepkan oleh dokter semau Anda. Balsalazide sendiri hanya dapat berkombinasi dengan produk-produk obat seperti :

  • Azathioprine
  • Mercaptopurine

Dosis Balsalazide

Anda harus mengkonsumsi obat ini biasanya dengan atau tanpa makanan setiao 3 kali sehari atau yang seperti disarankan oleh dokter. Dosis yang diarahkan oleh dokter akan berbeda setiap pasiennya. Ini didasarkan dari kondisi medis pasien. Selalu gunakan obat ini di waktu yang sama secara teratur. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter terkait dengan kondisi Anda entah itu membaik atau memburuk setelah mengkonsumsi obat ini.


  • Kekurangan Sebuah Dosis

Anda harus meminum obat segera mungkin jika Anda sudah mengingat obat yang tidak sengaja terlewat. Jika memang waktu yang terlewat terlalu dekat dengan waktu dosis selanjutnya, biarkan saja dosis yang terlewat dan konsumsi dosis berikutnya. Jangan pernah sekali-kali Anda untuk melebihi dosis  yang terlewat. Sebab, hal itu sangat tidak dianjurkan sama sekali.

Upaya yang dapat dilakukan adalah Anda bisa mengatur alarm atau meminta bantuan kepada keluarga, ayah/ibu, suami/istri, atau pun teman untuk mau mengingatkan minum obat ini. Jangan menambahkan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Kemudian, jangan lupa untuk selalu rutin berkonsultasi dengan dokter sebagai upaya mendiskusikan jadwal dosis obat yang berubah atau pun merencanakan jadwal dosis obat baru untuk mengganti jadwal dosis obat yang terlewat.

  • Overdosis Pada Balsalazide

Sangat tidak dianjurkan apabila Anda mengonsumsi lebih dari dosis yang telah diresepkan dokter. Obat yang digunakan berlebihan tidak akan memperbaiki gejala Anda, akan tetapi malah meningkatkan resiko Anda untuk mendapatkan efek samping dari obat tersebut.

Apabila Anda merasa bahwa Anda atau saudara Anda telah overdosis dengan balsalazide, segera pergi ke layanan unit gawat darurat rumah sakit terdekat dengan membawa obat atau label obat agar dokter mengetahui informasi secara detail. Usahakan tidak menyarankan orang lain dengan kondisi seperti Anda untuk mengkonsumsi obat yang sama.

Petunjuk Penggunaan Balsalazide

  • Upayakan untuk selalu membaca segala informasi seperti komposisi dari obat ini
  • Gunakan balsalazide sama seperti apa yang diresepkan oleh dokter
  • Balsalazide harus ditelan utuh menggunakan air putih, bukan dihancurkan atau dikunyah
  • Konsumsi kapsul dengan atau sesudah makan
  • Selalu berkonsultasi dengan dokter
  • Mungkin juga Anda harus melakukan tes darah dalam ranah memeriksa fungsi hati dan ginjal

Kontaraindikasi Balsalazide

Salah satu kontraindikasi balsalazide adalah hipersensitivitas. Balsalazide tidak disarankan untuk dikonsumsi apabila Anda memiliki kondisi seperti Hipersensitivitas balsalazide dan Hipersensitivitas pada salisilat.

  • Apakah aman untuk berkendara atau mengoperasikan alat berat saat sedang mengonsumsi?

Apabila setelah mengkonsumsi obat balsalazide ini Anda merasa kantuk, mata buram dan pusing dan hipotensi, maka Anda sama sekali tidak dianjurkan untuk mengemudikan kendaraan sendiri sendiri atau mengoperasikan alat-alat berat. Kondisi ini akan membahayakan diri Anda sendiri.

Selain itu dokter juga akan menyarankan Anda untuk tidak minum jenis minuman beralkohol bersamaan dengan obat karena akan mengganggu kinerja obat itu sendiri. Jangan lupa untuk memeriksa segala kondisi tubuh yang terjadi pada Anda pada saat dalam rentang waktu penggunaan obat ini.

Usahakan untuk selalu memeriksa kondisi tubuh Anda saat mengkonsumsi obat ini. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda mengenai pengobatan yang tepat bagi kondisi kesehatan Anda.

  • Apakah obat atau produk ini dapat membuat ketagihan atau membentuk kebiasaan?

Sebagian besar obat yang sudah beredar di pasaran sama sekali tidak menyebabkan ketagihan. Pemerintah sudah mengelompokkan obat yang menimbulkan efek ketagihan sebagai jenis obat-obatan yang dapat dikendalikan. Untuk itu, selalu membaca label yang ada di kemasan obat untuk meyakinkan diri bahwa obat ini tidak masuk ke dalam jenis obat khusus. Dan jangan membuat resep obat sendiri serta meningkatkan ketergantungan obat pada tubuh tanpa adanya saran dari dokter.

  • Dapatkah penggunaan obat ini dihentikan secara langsung atau apakah saya harus perlahan menghentikannya?

Untuk beberapa obat obatan terkadang tidak bisa dikurangi dosisnya dan tidak bisa diberhentikan begitu saja pemakaiannya. Dikarenakan setiap obat memiliki aturannya masing masing dan akan memberikan efek samping jika diberhentikan begitu saja seperti resistensi dll. Maka dari itu, konsultasikanlah kepada ahlinya tentang obat obatan yang sedang kalian konsumsi.

Ada obat yang tidak bisa dikurangi dosisnya karena hanya akan mengurangi keefektifannya dalam mengobati penyakit Anda. Maka dari itu, informasikan kepada doktee tentang gejala kondisi dan obat yang Anda gunakan.

Efek Samping Balsalazide

Daftar efek samping ini bukanlah data valid karena mungkin saja terjadi atau tidak. Segera konsultasi dengan dokter apabila Anda mengalami efek samping seperti yang ada di bawah ini :

  • Sakit perut
  • Mengalami bahaya diare dan nyeri otot
  • Arthralgia
  • Rinitis
  • Terkena dampak insomnia bagi kesehatan  akibat efek obat ini
  • Kelelahan
  • Mengalami jenis sakit kepala yang sering
  • Sering mengalami badan lemas dan mual  secara bertahap
  • Nyeri sendi dan nyeri perut
  • Gangguan tidur
  • Kehilangan nafsu makan
  • Pendarahan atau memar
  • Mengalami jenis sakit tenggorokan yang parah
  • Suhu tubuh tinggi
  • Membengkakanya wajah, lidah atau mulut sebagai reaksi alergi
  • Ruam kulit parah

Segera katakan pada dokter Anda jika mengalamai gejala-gejala diatas. Berikutnya adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan mengenai dampak efek samping balsalazide yaitu :

  1. Hati-hati denga pasien yang memiliki disfungsi ginjal
  2. Kemungkinan obat ini tidak efektif dikonsumsi pasien dengan stenois pilorus karena akan memeperpanjang retensi lambung dan menunda melepasnya balsalazide ke usus
  3. Balsalazide dapat memperburuk Kolitis Ulserativa pada sebagian orang. Untuk itu selalu konsultasikan dengan dokter

Penyimpanan dan Kadaluwarsa Balasalazide

Simpan balsalzide di dalam ruangan yang jauh dari panas dan cahaya sinar matahari langsung. Jangan lupa untuk menjauhkan jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan Anda. Jangan mendinginkan obat atau bila hal ini adalah saran dan petunjuk dari kemasan obat serta hindari membuang obat ke dalam toilet atau ke drainase kecuali ada petunjuk yang disarankan.

Dan sebaiknya, Anda tidak menggunakan obat yang kadaluwarsa karena hal ini akan memberikan gangguan komplikasi. Atau Anda juga bisa aktif menghubungi apoteker untuk mendapatkan pasokan obat yang segar dan baru.

The post Balsalazide – Fungsi – Dosis dan Penggunaan – Efek Samping appeared first on HaloSehat.

Ambiopi – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

Obat Ambiopi atau yang nama generiknya Ampisilin adalah merupakan salah satu jenis obat antibiotik berbentuk tablet, yang memiliki fungsi untuk mengobati penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri ataupun virus, seperti Infeksi saluran kemih, infeksi saluran pernafasan ataupun infeksi yang disebabkan penyakit Gonore.

Obat Ambiopi ini mengandung Ampicillin trihydrate atau Ampisilin trihidrat, yang bekerja dengan cara mencegah pertumbuhan bakteri ataupun virus yang menginfeksi tubuh sehingga infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan virus tersebut berangsur-angsur dapat terobati.

Obat Ambiopi sendiri termasuk kedalam golongan obat keras, yang dimana dalam penggunaannya sendiri wajib menggunakan resep dan rujukan dari dokter. Sebagai informasi tambahan, obat Ambiopi ini dibuat dan didistribusikan oleh PT. Mersifarma Tirmaku Mercusana dan dikemas dalam kemasaan per tablet 250 mg dan 500mg.

Indikasi:

Obat ambiopi ini biasanya digunakan untuk membantu mengobati penyakit-penyakit seperti dibawah ini, yaitu sebagai berikut:

  • Infeksi saluran kemih – Infeksi saluran kemih sendiri adalah merupakan sebuah penyakit infeksi yang seringkali menyerang uretra atau kandung kemih (bagian tubuh yang menampung air seni hasil ekskresi yang berasal dari ginjal, sebelum dikeluarkan dari tubuh). Namun apabila infeksinya sudah memasuki fase berat, dapat menyebabkan gangguan yang parah pada ginjal penderita. Infeksi kandung kemih ini sering kali menyebabkan rasa nyeri di panggul, sakit pada saat buang air kecil, bahkan dapat menyebabkan munculnya darah yang tercampur di dalam air seni.
  • Infeksi saluran nafas – Infeksi saluran pernapasan sendiri adalah merupakan sebuah penyakit infeksi yang menyerang sistem saluran pernafasan. Infeksi ini sendiri bisanya terjadi pada bagian sinus, rongga hidung, dan tenggorokan. Infeksi pada saluran pernafasan ini biasanya terjadi akibat serangan bakteri ataupun virus. Beberapa jenis bakteri dan virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan adalah Parainfluenza, Thinoviruses, Epstein Barr Virus, Klebsiella pneumoniae, Respiratory Syncytial Virus, Staphylococcus aureus, Pertussis, treptococcus pneumoniae, Diphteria, dan Enterobacteria
  • Infeksi Gonore – Gonore sendiri adalah merupakan salah satu jenis penyakit seksual yang menular, yang diakibatkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Penyakit seksual ini biasa menyerang bagian leher rahim (serviks), kandung kemih (uretra), dubur, bahkan mata dan tenggorokan. Apabila tidak segera ditangani dapat menyebabkan kemandulan pada penderitanya.

Selain ketiga penyakit yang telah disebutkan diatas, obat ambiopi ini juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit seperti dibawah ini, yaitu:

  • Bronkitis – Bronkitis sendiri adalah merupakan sebuah penyakit infeksi bakteri ataupun virus yang menyerang saluran pernapasan utama dari paru-paru (bronkus), sehingga menyebabkan peradangan yang hebat pada saluran pernafasan tersebut. Bronkitis sendiri diakibatkan oleh Mycoplasma pneumoniae dan juga Chlamydia
  • Otitis Media – Otitis Media sendiri adalah merupakan sebuah penyakit infeksi yang menyerang telinga bagian tengah (bagian telinga yang memiliki fungsi untuk menangkap dan meneruskan getaran ke telinga bagian dalam). Otitis Media ini diakibatkan oleh infeksi bakteri ataupun virus, yang menyebabkan penimbunan lendir di telinga tengah.
  • Sinusitis – Sinusitis sendiri adalah merupakan peradangan yang terjadi pada dinding sinus, dan Sinusitis ini sendiri seringkali disebabkan oleh virus influenza ataupun dapat disebabkan karena infeksi jamur dan bakteri juga.
  • Salmonellosis – Salmonellosis sendiri adalah merupakan jenis penyakit infeksi yang menyerang sistem pencernaan manusia. Salmonellosis ini disebabkan oleh oleh bakteri Salmonella, yang dimana apabila tidak segera dilakukan pengobatan dapat menyebabkan kematian pada penderitanya.


  • Infeksi Haemophillus influenza – Infeksi ini adalah merupakan jenis infeksi yang disebabkan oleh bakteri Haemophillus influenza, yang dimana infeksi bakteri ini dapat menyebabkan penyakit meningitis pada anak-anak dan penyakit bronkitis atau pneumonia pada orang dewasa.

Dosis & Cara Penggunaan:

Berikut ini adalah beberapa dosis penggunaan obat Ambiopi, sesuai dengan tujuan dari penggunaan obat tersebut, yaitu sebagai berikut:

Dosis untuk penyakit infeksi saluran kemih

  • Dosis untuk dewasa: berikan 250-500 mg 4 x sehari setiap 4-6 jam sekali.
  • Dosis untuk anak-anak dengan berat badan > 20 kg: berikan 250-500 mg 4 x perhari setiap 4-6 jam sekali.
  • Dosis untuk anak-anak dengan berat badan < 20 kg: berikan 50-100 mg per kgBB per hari setiap 6 jam sekali.

Dosis untuk penyakit infeksi saluran nafas

  • Dosis untuk dewasa: berikan 250-500 mg 4 x sehari setiap 4-6 jam sekali.
  • Dosis untuk anak-anak dengan berat badan > 20 kg: berikan 250-500 mg 4 x perhari setiap 4-6 jam sekali.
  • Dosis untuk anak-anak dengan berat badan < 20 kg: berikan 50-100 mg per kgBB per hari setiap 6 jam sekali.

Dosis untuk pasien dewasa penyakit infeksi Gonorrhe berat

  • Dosis yang diberikan adalah 500mg 4 x perhari setiap 4-6 jam sekali.

Perlu diingat dan dicatat bahwa mengkonsumsi obat Ambiopi ini harus dalam keadaan perut kosong atau 1 sampai 2 jam sebelum makan agar dapat meningkatkan efektifitas dari obat Ambiopi ini

Kontraindikasi:

Berikut ini adalah beberapa kontraindikasi dalam penggunaan obat Ambiopi ini, yaitu sebagai berikut:

  • Sangat dianjurkan untuk tidak menggunakan obat Ambiopi ini pada pengguna yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap golongan obat-obatan penicillin.
  • Obat Ambiopi ini tidak diperbolehkan untuk digunakan kepada pengguna yang sedang mengalami ulkus peptikum atau Tukak lambung.

Efek Samping:

Berikut ini adalah beberapa efek samping yang dapat muncul pada saat pengguna sedang mengkonsumsi obat Ambiopi ini, yaitu sebagai berikut:

  1. Timbulnya Ruam kulit
  2. Pruritus (rasa gatal pada sebagian atau seluruh tubuh)
  3. Urtikaria (benjolan merah kecil-kecil yang muncul pada permukaan kulit dengan disertai rasa gatal)
  4. Angioedema (pembengkakan di bawah kulit yang disebabkan oleh reaksi alergi tanpa disertai rasa gatal)
  5. Glositis (peradangan pada lidah yang menyebabkan rasa nyeri dan bengkak pada lidah)
  6. Stomatitis (pembengkakan pada bagian dalam mulut yang disertai dengan luka yang menyebabkan kesulitan pada saat makan)
  7. Enterokolitis nekrotikans (lapisan dalam usus mengalami cedera yang kemudian meradang)
  8. Kolitis Pseudomembran (peradangan pada usus besar yang terjadi akibat mengkonsumsi antibiotik. Peradangan ini disebabkan karena berubahnya keseimbangan antara bakteri jahat dengan bakteri baik akibat efek antibiotik yang membunuh bakteri baik. Kondisi ini selalu disebabkan karena bakteri Clostridium difficile tumbuh secara berlebihan)
  9. Dermatitis Eksfoliativa Generalisata (peradangan yang terjadi di seluruh permukaan kulit yang menyebabkan pembentukan sisik yang berat berwarna kemerahan
  10. Trombositopenia (turunnya jumlah trambosit dalam darah secara signifikan yang kemudian menyebabkan lambatnya proses pembekuan darah)
  11. Trombositopenia Purpura (turunnya jumlah trombosit dalam darah akibat sistem kekebalan tubuh yang salah menyerang trombosit)
  12. Eosinofilia (meningkatnya kadar eosinofil di dalam plasma darah, sehingga menyebabkan tubuh penderita semakin cepat bereaksi terhadap pertumbuhan alergan yang masuk ke dalam tubuh)
  13. Edema (terkumpulnya cairan di dalam jaringan tubuh yang menyebabkan pembengkakan akibat banyaknya cairan yang terkumpul tersebut)
  14. Leukopenia (kondisi medis dimana jumlah total sel darah putih dalam tubuh (leukosit) menurunnya secara signifikan. Sebagai informasi, jumlah normal total sel darah putih dalam tubuh adalah 5.000-10.000/milimeter kubik).
  15. Agranulositosis (tingkat lanjut dari leukopenia)
  16. Leukemia Limfositik akut atau kronik (sejenis kanker darah yang menyerang sumsum tulang).
  17. Gangguan Gastrointestinal (gangguan pencernaan)
  18. Mual
  19. Diare
  20. Muntah
  21. Anemia
  22. Penurunan Kesuburan
  23. Kolitis ulseratif (peradangan kronis yang terjadi di usus besar dan rektum)
  24. Demam

Interaksi dengan Obat Lain:

Berikut ini adalah beberapa interaksi antara obat Ambiopi dengan obat lainnya, yaitu sebagai berikut:

  • Pemberian obat Probenecid (obat untuk penyakit asam urat) pada saat sedang mengkonsumsi obat Ambiopi, dapat menyebabkan kadar antibiotik didalam tubuh meningkat sehingga menyebabkan hilangnya bakteri baik dalam tubuh dan munculnya resistensi bakteri ataupun virus yang menyerang tubuh.
  • Mengkonsumsi obat Tetracycline (antibiotik yang digunakan untuk memberantas infeksi bakteri) bersamaan dengan obat Ambiopi dapat menyebabkan timbulnya efek bakterisidal antagonisir (hilangnya manfaat antibiotik dalam tubuh).
  • Penggunaan obat Allopurinol (obat asam urat dan obat untuk penyakit batu ginjal) bersamaan dengan obat Ambiopi dapat meningkatkan resiko terkenanya ruam-ruam pada kulit.

Peringatan dan Perhatian:

Berikut ini adalah beberapa peringatan penggunaan obat Ambiopi yang perlu diperhatikan selama penggunaanya, yaitu sebagai berikut:

  1. Pada pengguna yang memiliki masalah ginjal, pemberian obat Ambiopi ini harus dikurangi dosisnya menjadi setengah dari dosis yang seharusmya.
  2. Selalu berhati-hati dalam memberikan obat Ambiopi ini apabila digunakan dalam jangka panjang. Sangat disarankan dilakukan penilaian pada fungsi hematopetik pada pengguna.
  3. Jangan sembarangan dalam memberikan obat Ambiopi ini pada pengguna yang mengalami kerusakan ginjal akut.
  4. Extra hati-hati apabila menggunakan dosis tinggi pada saat mengkonsumsi obat Ambiopi ini, karena dapat menimbulkan superinfeksi pada sistem saluran pencernaan.
  5. Waspadai efek sampingnya pada saat memberikan obat Ambiopi ini kepada bayi yang baru lahir dari ibu yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap penicillin.
  6. Walaupun obat Ambiopi ini termasuk kedalam golongan obat kategori B bagi ibu hamil menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, namun tetap hati-hati dalam penggunaannya, terutama apabila diberikan kepada ibu hamil yang baru masuk trimester pertama.

The post Ambiopi – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping appeared first on HaloSehat.

Vena Portal : Pengertian – Fungsi – Resiko Penyakit

vena portalVena portal adalah pembuluh darah yang berfungsi membawa darah dari saluran gastrointestinal, kantong empedu, pankreas dan limpa ke hati. Setelah masuk ke hati, darah berjalan ke dalam pembuluh-pembuluh kecil yang melewati hati.

Saat meninggalkan hati, darah dari pembuluh-pembuluh ini masuk kembali ke dalam sirkulasi darah yang lebih besar melalui vena hepatika. Darah yang dibawa oleh vena portal mengandung nutrisi dan racun yang didapatkan dari pencernaan. Sekitar 75% dari darah hati mengalir melewati vena portal.

Vena portal sebenarnya bukan vena atau pembuluh darah, karena vena portal mengantarkan darah ke kapiler dan tidak ke langsung jantung. Vena portal merupakan komponen penting dari sistem portal hepatik, salah satu dari dua sistem vena portal dalam tubuh. Sistem portal hipofisil adalah sistem vena portal lainnya.

Resiko Penyakit yang Menyerang Vena Portal

Walaupun vena portal tidak langsung berhubungan dengan jantung, namun ada beberapa penyakit yang dapat menyerang vena portal, berikut diantaranya :

1. Hipertensi Portal

Hipertensi Portal adalah tekanan darah tinggi yang terjadi dalam vena portal (vena yang membawa darah dari saluran gastrointestinal, kantong empedu, pankreas dan limpa ke hati). Terdapat dua faktor yang bisa menyebabkan hipertensi dalam vena portal, yaitu:

  • Volume darah yang terlalu besar mengalir di dalam pembuluh darah.
  • Meningkatnya tekanan aliran darah yang melewati hati.

Hipertensi portal biasanya disebabkan oleh meningkatkan tekanan aliran darah akibat sirosis. Hipertensi portal menyebabkan terbentuknya pembuluh darah venosa atau kolateral, yang menghubungkan keseluruhan sistem portal dengan sirkulasi besar, sehingga membentuk bypass (melompati hati). Dengan adanya pembuluh darah venosa ini, maka zat  dibuang dari dalam darah oleh hati, akan masuk ke dalam sistem sirkulasi yang lebih besar.

Pembuluh darah venosa terbentuk di tempat-tempat tertentu. Salah satu tempat yang utama adalah di ujung bawah kerongkongan. Di daerah ini, pembuluh akan tersumbat dan membentuk varises esofagealis. Varises ini bersifat sangat rapuh sehingga mudah terluka dan mengalami perdarahan. Pembuluh darah venosa lainnya juga dapat terbentuk di sekitar pusar dan rektum.

Gejala hipertensi portal bisa dilihat dari pembesaran ukuran limpa. Hati dapat mengalami kebocoran sehingga cairan bisa keluar dari hati dan masuk ke dalam rongga perut sehingga menyebabkan asites. Vena varikosa di bagian bawah kerongkongan dan lapisan lambung dapat mengalami perdarahan. Vena varikosa di rektum juga dapat mengalami perdarahan, meskipun persentase kejadiannya lebih kecil.


Berikut cara penanganan medis terhadap penderita hipertensi vena portal:

  • Untuk mengurangi resiko perdarahan, pasien dapat diberikan obat untuk menurunkan tekanan di dalam vena portal, misalnya dengan pemberian propranolol dengan dosis yang tepat, obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Jika mengalami pendarahan, transfusi darah dapat dilakukan untuk menggantikan darah yang hilang.
  • Untuk memastikan bahwa perdarahan memang berasal dari varises esofageal, biasanya dilakukan pemeriksaan endoskopik. Prosedur ini dilakukan dengan menyumbat dengan menggunakan tali karet atau penyuntikan bahan kimia.
  • Jika pendarahan tidak berhenti,maka dapat dimasukkan kateter dengan balon di ujungnya, melalui hidung menuju ke kerongkongan pasien. Pemompaan balon di kerongkongan pasien akan menekan vena varikosa dan diharapkan dapat bisa menghentikan perdarahan.
  • Pembedahan akan dilakukan, apabila pendarahan tidak berhenti, agar ada jalan diantara sistem vena portal dan vena besar. Hal ini dilakukan untuk menurunkan tekanan di dalam vena portal sehingga tekanan di dalam sistem vena besar mengecil. Pembedahan jalan pintas ini diharapkan berhasil menghentikan perdarahan.

Di lain sisi, pembedahan ini termasuk relatif bahaya karena pembedahan ini dapat meningkatkan resiko terjadinya kelainan fungsi otak yang disebabkan oleh kegagalan hati.

2. Trombosis Vena Portal (Portal Vein Thrombosis)

Trombosis Vena Porta adalah penyumbatan pada vena portal yang disebabkan oleh pembekuan darah. Penyumbatan pada vena portal dikarenakan oleh gumpalan darah atau trombosis atau penyempitan pada vena portal, yang berfungsi untuk membawa darah dari usus menuju hati.

Vena portal akan meningkat apabila terjadi penyempitan atau penyumbatan pada vena. Kejadian tersebut disebut juga hipertensi portal yang efeknya menyebabkan limpa membesar. Selain itu, juga dapat menyebabkan esophageal varices, yaitu terjadinya pembengkakan pada pembuluh darah varicose di kerongkongan. Sedangkan apabila terjadinya di perut, disebut sebagai portal hypertensive gastropathy. Hal ini dapat menyebabkan pendarahan yang parah. 

Penumpukan cairan pada perut atau ascites tidak terlalu sering ditemukan tetapi tetap dapat terbentuk jika penyumbatan pada vena portal disertai dengan penyumbatan hati ketika cairan dalam jumlah besar diberikan secara infus untuk menyembuhkan pendarahan besar atau varises yang pecah pada kerongkongan atau perut. Trombosis vena portal yang terbentuk pada pengidap sirosis, akan membuat kondisi pengidapnya semakin memburuk.

Bagi orang dewasa yang mengidap sirosis hati, juga mempunyai vena portal yang diakibatkan karena aliran darah yang lambat. Bahkan kadang ditemukan darah yang menggumpal karena disebabkan berbagai kondisi dari vena portal. Kelompok usia yang berbeda memiliki penyebab yang berbeda pula:

  • Bayi yang baru lahir: infeksi pada ujung tali pusar.
  • Anak-anak: penyakit usus buntu.
  • Orang dewasa: sel darah merah atau hemoglobin yang berlebihan atau polycythemia, kanker hati, pankreas, ginjal, atau kelenjar adrenalin, prosedur operasi, dan kehamilan.

Terdapat banyak kasus di mana beberapa kondisi muncul bersamaan untuk menyebabkan penyumbatan pada vena portal sehingga penyebab spesifik dari penyumbatan tidak diketahui pada beberapa pasien.

Jika bekuan darah tiba-tiba menyumbat pembuluh, maka obat yang memecahkan gumpalan sering dijadikan pertolongan pertama. Keefektifan pengobatan yang disebut thrombolysis ini tidak begitu jelas. Jika pembekuan darah terjadi secara bertahap, anticoagulant seperti heparin, terkadang digunakan dalam jangka panjang untuk membantu mencegah penggumpalan darah kembali terulang atau menjadi semakin besar Akan tetapi, anticoagulant tidak dapat memecah gumpalan darah yang sudah ada.

Pada anak yang baru lahir dan anak-anak, penyebabnya harus segera diobati. Biasanya tali pusat yang terinfeksi atau radang usus akut yang menjadi penyebab dari penyumbatan vena portal pada anak-anak. Pendarahan dari pembuluh darah varicose pada kerongkongan bisa dihentikan menggunakan beberapa teknik berikut:

  • Plester karet biasanya akan dimasukkan melalui endoscope atau pipa yang digunakan untuk melihat bagian dalam kerongkongan, dimasukkan melalui mulut ke dalam kerongkongan. Plester tersebut akan berfungsi sebagai alat penekan pembuluh darah varicose.
  • Mengonsumsi obat anti-hipertensi yang dapat membantu mengurangi tekanan tinggi dalam vena portal sehingga pendarahan di dalam kerongkongan dapat dicegah. Salah satu obat anti-hipertensi adalah Beta bloker, yang juga dapat digunakan pada pengidap hypertensive portal gastropathy.
  • Octreotide, obat yang juga menurunkan aliran darah menuju hati sehingga mengurangi tekanan darah di dalam perut. Oleh sebab itu, dokter menjadi dapat memberikan obat secara infus untuk menolong menghentikan pendarahan.

Jika prosedur pengobatan ini tidak efektif, maka prosedur lain harus dilakukan, yaitu untuk menciptakan rute pengganti untuk aliran darah dengan melewati hati. Hal ini diharapkan untuk menghilangkan sistem vena portal dengan menciptakan sebuah penghubung menuju vena cava inferior. Jika vena portal tersumbat, maka penghubung akan sulit dibuat. Malah penghubungan menjadi cenderung tersumbat.

Untuk beberapa beberapa kasus spesial, cangkok hati perlu dilakukan. Cangkok hati dilakukan untuk mengurangi tekanan yang berlebihan dalam vena portal dan mencegah perdarahan akibat varises esofageal. Menutup vena varicose dengan menggunakan tali karet atau menyuntikan obat melalui endoskopi juga dapat dilakukan sebagai salah satu alternatif dari cangkok hati.

Cara Mencegah Komplikasi Hipertensi Vena Portal

Pencegahan komplikasi yang disebabkan oleh hipertensi vena portal biasanya dilakukan oleh dokter. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan oleh dokter:

  • Berusaha mengendalikan dan menghentikan pendarahan dengan obat, seperti octreotide atau vasopressin. Kedua obat yang diberi melalui infus dan bekerja dengan mengurangi tekanan vena yang mengalami pendarahan.
  • Transfusi darah dilakukan agar pasien dapat terhindar dari komplikasi yang mengancam nyawanya karena kehilangan banyak darah.
  • Ligasi vena yang dilakukan dengan menggunakan selang tipis dan lentur yang dilengkapi dengan kamera di bagian ujung atau yang biasa dikenal dengan istilah endoskop. Dokter akan memutuskan vena yang mengalami pendarahan. Dalam prosedur ini, endoskop dimasukkan melalui mulut menuju ke kerongkongan pasien.
  • Mengonsumsi obat yang berfungsi untuk mengurangi tekanan pada vena portal, seperti timolol atau carvedilol.
  • Parasentesis dapat dilakukan untuk mengeluarkan akumulasi cairan di dalam perut. Prosedur ini dapat diulangi jika diperlukan karena parasentesis hanya bersifat sementara.

Demikian penjelasan mengenai vena portal serta penyakit-penyakit yang dapat menyerang. Semoga bermanfaat dan jaga selalu kesehatan Anda.

The post Vena Portal : Pengertian – Fungsi – Resiko Penyakit appeared first on HaloSehat.

Pengertian Fiber Optik Beserta Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik untuk Keperluan Jaringan

Dalam suatu jaringan komputer terdapat beberapa komponen pendukung seperti host/komputer pengguna, server, switch beserta kabel sebagai penghubung dan menyalurkan data. Sampai saat ini terdapat beberapa jenis kabel yang biasanya digunakan dalam instalasi jaringan komputer seperti kabel Coaxial dan Twisted. Untuk 2 jenis kabel tersebut mungkin yang paling banyak digunakan dari dulu hingga saat ini. Namun seiring kemajuan zaman, masyarakat menginginkan akses kecepatan yang lebih tinggi serta kemampuan transfer data lebih maksimal. Sebenarnya kabel Coaxial dan Twisted sudah cukup memenuhi standard namun tentunya perlu adanya inovasi terbaru dengan berbagai macam kelebihan. Kecepatan akses yang tinggi dalam suatu jaringan pastinya menjadi hal

The post Pengertian Fiber Optik Beserta Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik untuk Keperluan Jaringan appeared first on Nesaba Media.

Pengertian DHCP beserta Fungsi dan Cara Kerjanya

Yodha.web.id – Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai Pengertian DHCP beserta Fungsi dan Cara Kerjanya. Dynamic Host Configuration Protocol atau yang sering disingkat DHCP merupakan protokol client-server yang digunakan untuk memberikan alamat IP kepada komputer client/ perangkat jaringan secara otomatis.

Alasan mengapa banyak yang menerapkan DHCP adalah kemudahannya dalam pemberian alamat IP kepada komputer client/ perangkat jaringan (walau dalam jumlah yang banyak) secara otomatis. Jadi kita tidak perlu memberikan alamat IP secara manual kepada setiap komputer satu per satu.

DHCP server tidak hanya memberikan alamat IP saja, tetapi juga memberikan netmask, host name, domain name, DNS, dan alamat gatewaynya juga. Selain itu, DHCP server juga dapat memberikan parameter lain seperti time server dan lain sebagainya.

Dengan begini, seorang admin server tidak perlu lagi bersusah payah memberikan alamat IP kepada setiap komputer client yang ingin terhubung dengan jaringan. Kalau puluhan komputer client mungkin tidak menjadi masalah, lalu bagaimana kalau ribuan komputer client?

Pengertian DHCP Server dan DHCP Client

DHCP adalah suatu protokol bisa client atau server yang berfungsi untuk pembuatan alamat IP address secara otomatis kepada komputer client atau host client baik itu secara massal atau per unit komputer client. Selain pembuatan alamat IP addres, DHCP ini juga mampu memberikan default gateway, DNS, hostname, dan domain name secara otomatis. Ada 2 arsitektur dalam menjalankan cara kerja DHCP ini, yakni DHCP server dan DHCP client. Apa itu DHCP server dan Apa itu DHCP client? Baca dibawah ini.

DHCP server adalah suatu perangkat engine yang menyediakan “penyewaan” alamat IP address, DNS, default gateway dan berbagai informasi TCP/IP untuk komputer client yang memintanya. Sistem operasi komputer yang menyediakan layanan DHCP server ini seperti Windows NT server, windows 2000 server, windows 2003 server, GNU atau linux.

DHCP client adalah suatu perangkat client yang mengoperasikan perangkat lunak (software) client DHCP yang tersinkronisasi dengan DHCP server untuk menerima alamat IP address, dll secara otomatis. Macam macam windows komputer client yang biasanya terhubung dengan DHCP server yakni windows NT workstation, windows 2000 professional, windows XP, windows vista, windows 7, windows 8, windows 10 dan linux.

Perbedaan DHCP Server dan DHCP Client

Dalam layanan DHCP, ada dua istilah yang perlu anda ketahui yaitu DHCP client dan DHCP server. Terus apa perbedaan diantara keduanya?

Komputer yang bertugas memberikan alamat IP secara otomatis kepada komputer client disebut dengan DHCP server. Sedangkan komputer yang meminta alamat IP disebut dengan DHCP client.

Fungsi DHCP Lengkap

Ada beberapa jenis DHCP yang memiliki fungsi sendiri-sendiri seperti DHCP scope, DHCP lease, dan DHCP option. Untuk lebih jelasnya dibawah ini :

DHCP Scope

DHCP scope berfungsi sebagai kumpulan alamat IP address yang bisa diberikan (disewakan) kepada DHCP client. Biasanya dalam mensetting DHCP server, hal yang paling sering terjadi kesalahan terdapat pada cara mengkonfigurasu DHCP scope.

DHCP Lease

DHCP lease berfungsi sebagai periode waktu “penyewaan” alamat IP address oleh DHCP client kepada DHCP server. Biasanya konfigurasi DHCP lease menggunakan DHCP manager atau microsoft management console.

DHCP Options

DHCP options berfungsi sebagai menu tambahan untuk DHCP client dari DHCP server yang berisikan alamat IP address dan subnet jaringan. Biasanya tambahan yang dimaksud ini seperti router, DNS server, DNS domain name, TCP/IP name server, TCP/IP node type dan TCP/IP scope.

Fungsi DHCP secara Umum

Sistem DHCP yang berfungsi sebagai pendistribusi IP Address

  • DHCP digunakan untuk memberikan penyawaan IP address secara otomatis kepada komputer client yang tersambung jaringannya dengan server
  • DHCP digunakan oleh network administrator dalam mengelola jaringan komputer dan pengalamatan IP address secara otomatis dalam sekali kerja. Biasanya menggunakan DHCP manager.
  • DHCP server memiliki keuntungan bisa memberikan layanan sewa ip address dinamis maupun statis. Tergantung permintaan client dan DHCP ini mampu melayani penyewaan network dalam jumlah massal
  • DHCP mempercepat kinerja komputer client dalam proses pengiriman atau pengolahan data.

Cara Kerja DHCP Server dan Client

Pada saat user menghidupkan komputernya dan menghubungkannya ke server yang menggunakan layanan DHCP, maka komputer tersebut otomatis meminta (request) alamat IP ke server. Kemudian server menjawab permintaan komputer tersebut dan memberikannya sebuah alamat IP. Berikut ulasan cara kerja DHCP yang ada pada umumnya :

Cara Kerja DHCP Server dan Client

Untuk lebih jelas mengenai cara kerja DHCP, anda bisa menyimak proses-proses yang terjadi pada layanan DHCP sebagai berikut :

IP Least Request
Komputer client meminta alamat IP ke server

IP Least Offer
DHCP server yang memiliki list alamat IP memberikan penawaran kepada komputer client

IP Lease Selection
Komputer client memilih/ menyeleksi penawaran yang pertama kali diberikan DHCP, kemudian melakukan broadcast dengan mengirim pesan bahwa komputer client menyetujui penawaran tersebut

IP Lease Acknowledge
Pada tahap ini DHCP server menerima pesan tersebut dan mulai mengirim suatu paket acknowledge (DHCPACK) kepada client.

Paket tersebut berisi berapa lama komputer client bisa menggunakan alamat IP tersebut (yang diberikan DHCP server) beserta konfigurasi lainnya. Dan komputer client pun dapat terhubung ke jaringan.

Keuntungan menggunakan layanan DHCP

  • Tidak perlu memberikan/ mengkonfigurasi alamat IP kepada client satu per satu
  • Mencegah terjadinya IP conflict yang sering terjadi pada suatu jaringan
  • Dengan layanan DHCP, komputer client dapat menggunakan alamat IP dalam jangka waktu tertentu (tergantung pemberian server)
  • Komputer client dapat menggunakan suatu alamat IP yang tidak dipakai oleh komputer client yang lain
  • Selain itu, dengan adanya DHCP, kita dapat mengintegrasikan suatu mesin (host) ke dalam suatu jaringan, karena nantinya mesin tersebut akan mendapat alamat IP juga melalui pooling yang sebelumnya telah dibuat oleh server.

Jadi sedikit kesimpulan mengenai pengertian DHCP adalah, DHCP merupakan sebuah protokol client-server digunakan untuk memberikan alamat IP kepada client secara otomatis. Terdapat empat proses yang terjadi pada cara kerja DHCP server, yaitu IP Least Request, IP Least Offer, IP Lease Selection, dan IP Lease Acknowledge.

Sekian artikel mengenai Pengertian DHCP beserta Fungsi dan Cara Kerjanya dari Yodha.web.id, semoga memberikan banyak manfaat dan mudah anda pahami. Sampai jumpa di artikel berikutnya. 🙂

Advantan – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

Anda sering menderita dermatitis atopik, eksim kontak Atopik, dyshidrotik degeneratif, dan penyakit Crohn ?  Advantan adalah obat yang cocok digunakan untuk pengobatan penyakit-penyakit tersebut. Obat Advantan biasanya berbentuk krim. Kandungan yang terdapat pada Advantan adalah Methylprednisolone. Methylprednisolone termasuk ke dalam jenis obat steroid.

Jenis obat steroid tersebut salah satunya glukokortikoid sintetis. pengobatan lain menggunakan Advantan ini antara lain untuk menyembuhkan Infeksi kulit (ermasuk infeksi kulit karena bakteri), menyembuhkan radang selaput, menyembuhkan Penyakit crohn, menyembuhkan penyakit leukemia (kurang darah), menyembuhkan radang pada persendian dan juga dengan beberapa kondisi lainnya.

Komposisiapi

Methylprednisolone 

Pasti masih asing dengan Methylprednisolone, kan? ya benar, Methylprednisolone merupakan jenis obat kortikosteroid. Zat ini bisa menahan sistem kekebalan tubuh loh! Obat ini juga mampu meminimalisir reaksi pada peradangan sekaligus dengan gejalanya, Waw banget. Gejala-gejala itu biasnya kaya gini: Gejala pembengkakan, gejala nyeri, dan gejala ruam.

Untuk peradangan sendiri, contoh zat yang dapat disembuhkan antara lain penyakit radang Crohn, penyakit kolitis ulseratif, penyakit alergi, penyakit arthritis rheumatoid, penyakit asma, penyakit multiple sclerosis, ditambah beberapa penyakit kanker. Oh iya, sebagai terapi pengganti hormon juga bisa dilakukan oleh Methylprednisolone ini lo! Khususnya, untuk orang yang tubuhnya tidak dapat memproduksi steroid secara mandiri.

Indikasi

fungsi utama Methylprednisolone adalah sebagai berikut:

  • Mengobati Penyakit dermatitis atopik

Setiap manusia pasti pernah terkena macam-macam penyakit kulit. Penyakit ini juga adalah penyakit kulit yang sering dialami oleh setiap orang. Bisa jadi Anda juga salah satunya. Dermatitis atopik merupakan salah satu penyakit kulit yang sering muncul pada tubuh manusia. Anak-anak adalah korban sering terjadi. Walaupun begitu, Dewasa juga kadang sering terjadi. Kenapa Dermatitis atopik bisa terjadi? kecenderungan atopik adalah kambing hitam penyebab munculnya penyakit ini.

Ada tiga keadaaan yang saling berhubungan terjadinya penyakit dermatitis atopik. Penyakit itu antara lain penyakit eksim atopik, penyakit asma dan penyakit hay fever (rhinitis alergi). Kombinasi tiga penyakit itulah yang menyebabkan munculnya penyakit dermatitis atopik. Jika keluarga terdapat riwayat penyakit atopik, maka akan cepat meningkatkan risiko penyakit dermatis atopik . Maka dari itu, dengan mengetahui riwayat penyakit dari anggota keluarga seperti asma, eksim atau rhinitis maka berguna untuk mendeteksi dermatitis atopik sejak bayi.


  • Mengobati Penyakit eksim kontak Atopik

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Eksim atopik atau juga dermatitis atopik terjadi saat kondisi kulit menjadi kering, lalu kulit menjadi pecah-pecah, selanjutnya kulit menjadi sangat gatal (penyakit ini juga salah satu penyebab kulit gatal), dan terakhir timbul warna kemerah-merahan. Penyakit ini termasuk ke dalam jenis penyakit yang kronis. Biasanya gejala penyakit eksim kontak Atopik seperti ini: Pertama membaik, kemudian muncul kembali, bahkan menjadi lebih parah. Gejala penyakit eksim kontak atopik Ini pada umumnya terjadi dua sampai tiga kali dalam sebulan, oleh karena itu Anda perlu waspada.

Untuk penderita eksim atopik bermacam-macam. Ada yang ringan sampai paling parah. untuk penderita yang ringan ditandai dengan beberapa tempat pada kulit terasa kering. Selain kering, biasanya bareng dengan rasa gatal. Untuk penderita yang parah, biasanya akan timbul ruam yang berwarna merah. Selain itu, ruam tersebut akan menyebar ke seluruh tubuh. Setelah menyebar ke seluruh tubuh akan timbul rasa gatal. Gatal itu pun akan muncul secara terus-menerus. 

  • Mengobati Penyakit dyshidrotic degeneratif

Apakah Anda sering merasa kulit telapak tangan atau kaki mengelupas? itu pertanda penyakit dyshidrotic. Penyakit Dyshidrotic terjadinya lepuhan pada kulit. Biasanya terjadi pada telapak kaki dan tangan. Terkadang, dibarengi dengan rasa gatal-gatal. Terkadang juga dibarengi dengan cairan. Lepuhan ini juga biasanya terjadi selama tiga minggu berturut-turut. Penyebab stres adalah pengaruh paling kuat dari penyakit dyshidrotic ini. Selain itu perubahan pada musim turut jadi penyebab timbulnya penyakit ini .

  • Mengobati Penyakit Crohn

Penyakit ini termasuk penyakit yang sering terjadi pada pencernaan. nama penyakit tersebut adalah penyakit Crohn. Penyakit ini adalah penyakit radang usus kronis. Penyakit Crohn ini dapat menyebabkan terjadinya peradangan. Peradangan terjadi pada seluruh lapisan dinding sistem pencernaan. Dimulai dari mulut dan berakhir ke anus. Hanya saja, kemunculan penyakit Crohn hanya terjadi pada usus kecil. Tepatnya di bagian ileum dan usus besar.

Dosis & Cara Penggunaan 

Dosis Untuk Dewasa :

  1. Jika Alergi Rhinitis: Gunakan Acetate sebanyak 80 sampai 120 mg. Lakukan dengan menggunakan suntikan intramuskular saja.
  2. Jika Dermatologic Lesion: Gunakan Acetate sebanyak 40 sampai 120 mg. Lakukan dengan menggunakan suntikan intramuskular. lakukan secara periode mingguan, antara lain satu sampai empat minggu.
  3. Jika dengan Rheumatoid Arthritis: Gunakan Acetate sebanyak 40 sampai 120 mg. lakukan menggunakan suntikan  intramuscular secara mingguan.
  4. Adrenogenital Syndrome: Berikan Acetate sebanyak 40 mg. Lakukan menggunakan suntikan intramuskular setiap dua minggu.
  5.  untuk antiperadangan : Berikan 4 sampai 48 mg perhari. Gunakan secara oral, Untuk Sodium succinate: Berikan 10 sampai 40 mg melalui infus. Berikan selama satu hingga beberapa menit.
  6. Jika untuk Shock: Berikan sebanyak 30 mg/kg. Ulangi terus setiap 4 sampai 6 jam. Atau berikan 100 sampai 250 mg. Ulangi terus setiap 2 sampai 6 jam sekali.
  7.  Jika dengan Immunosuppression: Berikan 4 sampai 48 mg oral perhari. Atau berikan dua sampai 2.5 mg/kg per hari IV atau IM.  Berikanlah sedikit-sedikit selama 2 sampai 3 minggu. Atau berikan 250 sampai 1,000 mg IV sekali sehari.  Atau berikan setiap dua hari sekali sebanyak 3 sampai 5 dosis.
  8. Jika digunakan untuk Asma Akut: Berikan 40 sampai 80 mg/hari. Berikan ke dalam dosis yang dibagi-bagi antara 1 sampai 2 kali per hari. Sehingga, puncak aliran ekspirasi mencapai 70%.
  9. Jika digunakan untuk terapi asma akut: Berikan Oral dari 40 sampai 60 mg/hari. Berikan dalam dosis yang dibagi-bagi 1 sampai 2 kali per hari. Jika dibagi sebanyak 3 kali, maka berikan sampai 10 hari.
  10. Jika untuk Asma (Untuk bagian Perawatan): Berikan Oral: sebanyak 7.5 sampai 60 mg per hari. Berikanlah sebagai dosis tunggal di pagi hari. Untuk mengatur asma, berikan dua hari sekali sesuai kebutuhan.

Dosis untuk Anak :

  • Jika untuk Anti-radang: Berikanlah Sodium succinate: sebanyak 0.5 mg/kg selama 24 jam. Lakukanlah secara intravenous maupun intramuskular. Jika untuk terapi dosis tinggi: Berikanlah 30 mg/kg. Lakukanlah secara intravenous selama 10 sampai 20 menit. Ulangilah setiap 4 sampai 6 jam sekali. Akan tetapi, tidak lebih dari 48 sampai 72 jam.
  • Jika dengan dengan Asma Akut: Jika usia anak di bawah 11 tahun: berikan Eksaserbasi Asma secara Oral atau IV: Berikanlah 1 sampai 2 mg/kg dalam sehari. Berikan ke dalam dosis yang dibagi 2. (maksimum: 60 mg/hari). Berikan sampai puncak aliran ekspirasi mencapai 70%. Untuk digunakan pada terapi Burst singkat. : Berikan Oral dari 1 sampai 2 mg/kg selama satu hari.
  • Jika untuk Asma (Perawatan): Untuk Anak-anak di bawah 11 tahun: berikan 0.25 sampai 2 mg/kg sehari. berikan dalam sebagai dosis tunggal di pagi hari.

Kontraindikasi

Bagi pasien yang mempunyai riwayat alergi terhadap Methylprednisolone, diharapkan jangan diberikan obat ini.

Efek Samping

Sama halnya dengan obat-obatan lainnya, Obat Methylprednisolone juga terdapat efek samping yang dapat menyebabkan efek buruk pada tubuh. Berikut beberapa efek samping yang mungkin terjadi pada tubuh (catatan: efek samping ini bukan berarti pasti akan terjadi, ini hanyalah kemungkinan saja apabila dikonsumsi pada keadaan-keadaan tertentu):

  1. Gangguan pada penglihatan
  2. Terjadinya pembengkakan pada badan
  3. Depresi, bahkan ke tingkat yang parah
  4. Kejang-kejang 

  5. yang cukup parah adalah Feses terkadang berdarah
  6. Penyebab Pankreatitis
  7. Potasium rendah
  8. Tekanan darah sangat tinggi
  9. Kesulitan dalam tidur atau istilah lainnya adalah insomnia
  10. Munculnya Jerawat
  11. Jika terluka, sukar untuk sembuh
  12. tubuh akan banyak berkeringat
  13. Sakit kepala, bahkan saat melihat ruangan terlihat seperti berputar-putar
  14. Perut terasa mual
  15. Lemak pada tubuh akan berubah seperti tangan menjadi gemuk sebelah, kaki sebelah kanan jadi gemuk.

Cara pencegahan

  • Segera beritahu dokter apabila Anda terkena beberapa efek samping di atas.
  • Sebelum Anda konsumsi Methylprednisolone, ceritakanlah ke dokter apakah Anda mengonsumsi obat lain selain Methylprednisolone? Hal ini dilakukan agar tidak terjadi komplikasi yang membahayakan tubuh.
  • Anda terkena penyakit Jamur? konsultasikan juga dengan dokter
  • Beritahukan ke dokter apabila Anda sedang hamil atau sedang menyusui.

The post Advantan – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping appeared first on HaloSehat.

Androlon – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

Androlon adalah salah satu obat yang digunakan untuk membantu terapi pengobatan terhadap gangguan akibat kekurangan hormon androgen seperti menurunnya efisiensi pada usia pertengahan dan usia lanjut, gangguan potensi, hipogonadisme, infertilasi atau kesulitan mendapatkan keturunan dalam waktu yang lama. Dengan mengonsumsi Androlon , diharapkan penderita mampu memperbaiki kualitas dan kuantitas sperma yang dimiliki.

Androlon masuk ke dalam kategori obat androgen yang mampu memicu jumlah produksi jumlah androgen dalam tubuh khususnya pria. Untuk mendapatkan obat ini, anda harus meminta resep dokter terlebih dahulu karena hanya dengan resep dokter Androlon  dapat dibeli di apotek.

Kandungan Androlon

Androlon memiliki satu bahan aktif di dalamnya yaitu obat Mesterolone yang masuk ke dalam kelas obat androgen dan mampu bekerja sebagai penambah jumlah androgen yang dapat diproduksi secara alami oleh tubuh. Mesterolone mampu memproduksi hormon testosteron sehingga membantu mengobati kekurangan androgen, infertilitas akibat hipogonadisme.

Fungsi Androlon

Androlon memiliki fungsi untuk beberapa permasalahan sebagai berikut:

  • Menambah kualitas dan kuantitas hormon testosteron dan androgen dalam tubuh
  • Mampu membantu terapi pengobatan infertilasi akibat hipogonadisme.

Dosis Pengggunaan Androlon

Terdapat beberapa jenis penerapan dosis Androlon pada penggunanya. Dosis tersebut dibagi menjadi tiga jenis diantaranya:

  • Untuk penderita yang memiliki gangguan karena kekurangan androgen seperti misalnya penurunan efisiensi pada usia pertengahan dan usia lanjut serta gangguan potensi diberikan dosis seperti berikut:
    • Dosis awal diberikan 1 tablet sebanyak 3 kali sehari
    • Sebagai pemeliharaan diberikan 1-2 kali sehari sebanyak 1 tablet.
  • Untuk penderita hipogonadisme biasanya akan membutuhkan terapi lanjutan dengan dosis sebagai berikut:
    • Untuk membentuk karakter seks sekunder pada pria, diberikan sebanyak 1-2 tablet 3 kali sehari selama beberapa bulan.
    • Untuk pemeliharaan, diberikan 2-3 kali sehari dengan 1 tablet.


  • Untuk penderita inertilitas dengan tujuan memperbaiki kuantitas dan kualitas sperma, diberikan dosis berikut:
    • Diminum 2-3 kali sehari sebanyak 1 tablet untuk sekali siklus spermatogenesis dan dapat diulangi setelah beberapa minggu.

Untuk mengonsumsi Androlon, diharapkan penderita harus sudah makan terlebih dahulu karena obat ini tidak bisa dikonsumsi dalam keadaan perut kosong.

Efek Samping Androlon

Dalam mengonsumsi Androlon, terdapat beberapa macam efek samping yang mungkin dialami oleh penggunanya baik salah satu efek samping maupun beberapa sekaligus. Efek samping penggunaan androon diantaranya:

  • Penderita cenderung merasa sering ereksi
  • Terkadang penderita juga merasakan ereksi yang terus menerus

Apabila efek samping diatas semakin parah atau muncul efek samping lain yang sama mengkhawatirkannya, segera hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan dan pertolongan yang tepat dan bisa mendapatkan pengganti atau perawatan lanjutan lainnya.

Kontraindikasi Androlon

Penggunaan Androlon mampu menimbulkan beberapa efek yang buruk atau mengalami kontraindikasi pada penderita dengan kondisi atau penyakit tertentu. Berikut ini kontraindikasi Androlon yang harus anda ketahui dengan baik:

  • Tidak diperkenankan untuk digunakan oleh penderita yang memiliki hipersensitivitas atau alergi terhadap obat Androlon atau kandungan obat didalamnya
  • Tidak diperkenankan untuk digunakan oleh penderita yang sedang atau memiliki riwayat penyakit kanker prostat.
  • Tidak diperkenankan untuk dikonsumsi oleh penderita yang pernah memiliki atau sedang mengalami penyakit gangguan hati seperti hepatitis, tumor hati dan sirosis hati.
  • Tidak diperkenankan untuk dikonsumsi oleh penderita yang sedang mengonsumsi obat resep atau non resep lainnya kecuali sudah dikonsultasikan dengan dokter.

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan

Dalam mengonsumsi Androlon, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dengan biak dan bijak untuk kebaikan penderita tersebut:

  • Penggunaan Androlon pada penderita yang memiliki penyakit kardiovaskular harus diawasi dengan baik.
  • Penggunaan Androlon pada penderita yang sedang mengalami kerusakan ginjal atau hati harus diperhatikan dengan benar.
  • Penggunaan Androlon bagi penderita epilepsi dan diebetes melitus perlu dipantau dengan bijak karena memungkina terjadinya banyak reaksi.
  • Pengguna Androlon yang sedang mengalami migrain juga harus diperhatikan dalam hal pemakainanya.
  • Penggunaan Androlon dapat memunculkan penyakit metastasis rangka atau resiko hiperkalemia
  • Penggunaan Androlon juga mampu memunculkan kondisi lainnya yang bisa saja semakin buruk oleh kemungkinan retensi cairan atau edema dalam tubuh seperti air.
  • Obat harus disimpan di tempat yang kering dan terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung.
  • Obat harus disimpan di suhu ruangan maksimal 30 derajat.
  • Obat harus dijauhkan dari jangkauan anak kecil dan hewan peliharaan.

  • Tidak diperkenankan untuk membuang obat di toilet kecuali diinstruksikan demikian oleh dokter karena obat mampu menganggu keseimbangan lingkungan
  • Tidak diperkenankan untuk menggunakan, menghentikan penggunaan obat tanpa persetujuan dan instruksi dokter.
  • Tidak diperkenankan merubah dosis tanpa persetujuan dan instruksi dokter.
  • Apabila dalam mengonsumsi Androlin anda melewatkan satu dosis, jangan menambah dosis pada penggunaan dosis di waktu selanjutnya. Tetap konsumsi Androlin sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
  • Androlon dapat menimbulkan meningkatnya efek antikoagulan mis warfarin, levothyroxine, antidiabetik, dan siklosporin. Dan kemungkinan resistensi terhadap neuromuscular blockers juga dapat terjadi.

Androlon Untuk Wanita Hamil

Penggunaan Androlon untuk wanita hamil tidak disarankan karena hanya pria saja yang boleh mengonsumsi Androlon untuk pengobatannya.

The post Androlon – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping appeared first on HaloSehat.