Firefox ’Quantum’ 58 Bakal Lebih Kencang Lagi!

Beberapa waktu lalu Firefox baru saja merilis Firefox 57 — atau yang lebih familiar disebut sebagai Firefox Quantum. Mozilla banyak mendapat pujian karena Firefox Quantum ini jauh lebih kencang dibandingkan vesi Firefox sebelumnya — bahkan di beberapa pengujian juga lebih kencang dibandingkan browser lainnya. (Baca: Perkenalkan, Firefox Quantum: 2x Lebih Kencang — Lebih Hemat RAM […]

Antara Apel Merah dan Apel Hijau, Mana yang Lebih Sehat dan Bergizi?

Apel merupakan buah yang umum ditemukan diseluruh penjuru dunia. Di seluruh dunia, terdapat kurang lebih 7.500 jenis apel. Bila Anda berbelanja ke pasar atau ke supermarket, maka kita dapat melihat berbagai macam buah apel untuk dibeli. Ada yang berwarna hijau dan ada yang berwarna merah. Dari rasanya, apel merah dan apel hijau sudah berbeda. Apel merah lebih manis. Apel hijau memiliki kombinasi rasa manis dan asam.

Di samping perbedaan cita rasa apel merah dan apel hijau, apakah ada perbedaan kandungan nutrisinya? Apakah ada jenis apel yang lebih sehat? Simak ulasannya di bawah ini, yuk.

Manfaat apel bagi kesehatan

Satu buah apel mengandung kurang dari 100 kalori. Apel merupakan buah yang bebas lemak, natrium, dan kolesterol. Apel juga merupakan sumber serat pektin (sebuah apel mengandung 4-5 gram pektin). Pektin merupakan serat yang mengikat kolesterol dan memperlambat penyerapan glukosa.

Dengan mengkonsumsi sebuah apel ukuran sedang, 14 persen kebutuhan vitamin C harian dapat terpenuhi. Apel mengandung antioksidan dan fitokimia yang dapat membantu mencegah penyakit kronis seperti penyakit Alzheimer, kanker paru, penyakit jantung, kanker payudara, diabetes, dan lain-lain.

Mana yang lebih sehat, apel merah atau apel hijau?

Ternyata warna kulit apel yang berbeda ini berpengaruh terhadap manfaatnya pada kesehatan. Baik apel hijau dan apel merah sama-sama mengandung jumlah serat dan vitamin C yang sama.

Namun, apel merah memiliki kandungan beta karoten yang lebih tinggi dari apel hijau hingga 50 persen. Hal ini disebabkan oleh warna merah tersebut. Kandungan beta karoten ini berfungsi sebagai antioksidan. Namun, beberapa sumber lain menyebutkan perbedaan kandungan ini tidak begitu drastis.

Antioksidan pada apel merah juga ditemukan dari pigmen antosianin yang memberikan warna merah pada kulit apel tersebut. Selain bertindak sebagai antioksidan dan melawan radikal bebas, antosianin berperan dalam proses anti radang, antivirus, dan diduga berperan dalam proses anti kanker.

Akan tetapi, apel hijau ternyata memiliki kadar kalori dan karbohidrat yang lebih rendah 10 persen dibandingkan dengan apel merah.  Apel hijau juga memiliki porlifenol yang berperan sebagai antioksidan. Sebuah studi pada tahun 2014 menyebutkan kandungan polifenol dan serat pada apel hijau dapat meningkatkan bakteri menguntungkan pada usus, di mana bakteri-bakteri ini berkurang pada orang dengan obesitas. Kurangnya bakteri baik pada orang obesitas meningkatkan risiko gangguan metabolik dan peradangan pada orang obesitas. Melalui konsumsi apel hijau secara rutin, diharapkan efek buruk tersebut dapat dicegah.

Jadi harus pilih jenis apel yang mana?

Kedua apel memiliki keunggulan masing-masing. Konsumsinya disesuaikan dengan apa yang ingin dicapai untuk diri Anda. Bila target Anda adalah untuk menurunkan berat badan dan menjaga kadar gula darah, maka apel hijau menjadi pilihan yang tepat untuk dikonsumsi.

Bila target Anda adalah untuk meningkatkan antioksidan dan mencegah penuaan, maka apel merah menjadi alternatif yang dapat dipilih. Kedua apel sama-sama memiliki efek baik pada kesehatan. Maka, tak ada salahnya juga untuk mengganti-ganti jenis apel yang Anda konsumsi agar nutrisinya dan manfaatnya beragam pula.

The post Antara Apel Merah dan Apel Hijau, Mana yang Lebih Sehat dan Bergizi? appeared first on Hello Sehat.

Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibandingkan Wanita?

Dilansir dalam laman American Academy of Sleep Medicine, pria memang lebih sering mendengkur saat tidur dibandingkan dengan wanita. Sekitar 40 persen pria terbiasa tidur sambil mendengkur, sedangkan wanita yang terbiasa tidur sambil mendengkur hanya sebanyak 24 persen. Kenapa pria lebih sering ngorok? Berikut penjelasannya.

Sebenarnya apa itu ngorok dan kenapa bisa terjadi?

Ngorok adalah suara berisik dari pernapasan yang terjadi selama proses tidur. Orang akan mendengkur karena saluran udaranya menyempit ketika tidur. Saluran udara yang menyempit ini membuat hambatan di jalur yang menghubungkan mulut, hidung, dan paru-paru.

Semakin sempitnya saluran udara ini maka akan semakin besar dibutuhkannya tekanan untuk membangun aliran udara yang cukup. Semakin besarnya tekanan ini, maka suara ngorok pun akan semakin nyaring terdengar.

Seperti otot lainnya, ketika tidur otot di tenggorokan termasuk lidah juga akan mengendur. Lidah akan jatuh ke arah belakang dan tenggorokan menjadi sempit. Saat Anda bernapas selagi tidur, dinding tengggorokan yang sempit ini jadi bergetar.

Getaran ini menyebabkan suara napas yang khas, yaitu suara dengkuran yang Anda dengar. Semakin sempit jalan napasnya, maka akan semakin besar getaran dan semakin keras suara ngorok seseorang.

Lalu, kenapa pria lebih sering ngorok daripada wanita?

Menurut Jomvie Reyes PTRP, RN, MN, seorang Master of Nursing dan juga dosen di Davao Doctors College, ada dua faktor utama kenapa pria lebih sering ngorok, yaitu kondisi anatomi tubuh dan gaya hidup.

Secara anatomi

Pada dasarnya, secara fisik tubuh pria lebih menunjang terjadinya mendengkur. Laki-laki memiliki posisi kotak suara (laring) lebih rendah daripada perempuan sehingga ini membuat laki-laki memiliki lebih besar ruang terbuka di jalan napas. Ruang yang lebih besar ini membuat jalan napas menjadi semakin sempit. Suara ngorok pun akan muncul.

Selain itu, kondisi pita suara juga bisa memengaruhi. Pria memiliki pita suara yang lebih hidup, lebih dalam, dan lebih berat dari wanita. Kondisi ini membuat pria lebih berpotensi sering ngorok saat tidur.

Bentuk rahang juga bisa memengaruhi terjadinya ngorok. Bentuk rahang pria yang lebih menonjol jelas, sedangkan rahang wanita berbentuk lebih kecil dan tidak terlalu menonjol.

Gaya hidup

Ada beberapa kebiasaan yang lebih sering dilakukan oleh pria sehingga membuat lebih banyak pria yang ngorok saat tidur. Pria cenderung sering mengonsumsi alkohol. Alkohol ini bersifat mengendurkan otot-otot saluran pernapasan.

Pengenduran otot ini membuat saluran napas menjadi lebih tertutup dan aliran udara pun semakin sempit sehingga muncul suara dengkuran.

Pria juga memiliki kebiasaan merokok yang tinggi. Rokok bisa membuat iritasi jaringan di saluran pernapasan. Kondisi itu akan menimbulkan peningkatan produksi lendir. Peningkatan ini yang selanjutnya menambah penyempitan dan penyumbatan saluran napas.

penyakit akibat ngorok

Adakah faktor lain yang membuat orang semakin berpotensi mengalami ngorok?

  • Penggunaan obat penenang. Obat penenang bersifat mirip dengan alkohol, mengendurkan otot-otot saluran pernapasan.
  • Kelebihan berat badan. Orang yang kelebihan berat badan biasanya memiliki ketebalan leher yang berlebihan. Kondisi ini akan semakin menambah tekanan di saluran napas.
  • Orang lanjut usia (lansia). Semakin tua usia maka Anda mungkin semakin sering ngorok. Ini karena kondisi otot di saluran pernapasan pun semakin mengendur akibat berbagai faktor.
  • Konsumsi obat. Mengonsumsi obat-obatan tertentu dapat menyebabkan kekeringan atau iritasi pada lorong pernapasan.
  • Kondisi kesehatan. Flu, adanya polip di hidung dan alergi juga bisa membuat orang mengalami ngorok saat tidur
  • Posisi tidur telentang. Tidur telentang membuat lidah dan daging di sekitar tenggorokan melonggar atau ditarik ke dalam sehingga menyumbat jalur udara. Hal ini menyebabkan suara bergetar saat Anda tidur. Posisi tidur miring bisa membantu Anda mengatasi ngorok.
  • Semakin besar ukuran uvula maka semakin menyempitkan saluran napas. Uvula adalah  jaringan kecil yang menggantung di langit-langit mulut yang selalu terlihat saat orang membuka mulut.

Bagaimana caranya untuk mengurangi kebiasaan ngorok?

  • Jika berat badan Anda berlebih, menurunkan berat badan merupakan cara yang tepat untuk berhenti ngorok.
  • Hindari minum-minuman yang mengandung alkohol sebelum tidur.
  • Berhenti merokok.
  • Tinggikan posisi kepala Anda dengan bantal saat tidur agar lidah Anda tidak menghalangi jalannya napas.
  • Tidur dengan posisi miring.

The post Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibandingkan Wanita? appeared first on Hello Sehat.

Apakah Tubuh Wanita Memang Lebih Bugar Daripada Pria?

Seorang pria dikaruniai tubuh yang lebih kuat, lebih besar, dan lebih berotot dari wanita. Dari perbedaan fisik ini secara logis mungkin Anda akan menganggap pria lebih bugar daripada wanita. Nah, tetapi ada temuan terbaru menunjukan hal yang di luar perkiraan tentang kebugaran pria dan wanita ini. Diduga-duga wanita lebih bugar daripada pria lho. Apa benar? Simak ulasan penelitiannya di bawah ini.

Apa yang dikatakan penelitian terkini?

Penelitian Beltramme dan rekan-rekannya yang dimuat dalam jurnal Applied Physiology, Nutrition and Metabolism tahun 2017 memaparkan hasil yang bertolak belakang dengan penemuan sebelumnya yang menyatakan bahwa laki-laki memiliki kebugaran yang lebih tinggi daripada wanita.

Di penelitian ini justru sebaliknya, wanita memiliki kebugaran yang lebih tinggi dilihat dari kecepatan pembentukan oksigen.

Bagaimana penelitian ini dilakukan?

Penelitian ini melibatkan 18 orang, dengan 9 laki-laki dan 9 perempuan berusia 18-30 tahun. Responden dalam penelitian ini memiliki angka Indeks Massa Tubuh (IMT) yang sama. Mereka juga memiliki tingkat aktivitas fisik sehari yang cukup tinggi.

Semua responden diukur seberapa banyak oksigen yang mereka gunakan saat latihan dan seberapa banyak karbon dioksida yang mereka produksi.

Setelah semua responden melakukan pemanasan, mereka diminta untuk berlari di atas treadmill dimulai dengan kecepatan berjalan. Kecepatan treadmill lalu ditingkatkan hingga mencapai 80 persen dari denyut jantung maksimal mereka. Latihan yang diberikan ini merupakan latihan dengan kategori intensitas sedang.

Pengukuran spesifik yang dilakukan pada penelitian ini adalah melihat seberapa cepat ambilan oksigen akan meningkat dari kondisi istirahat ke fase latihan yang diberikan.

Ambilan oksigen merupakan tingkat konsumsi oksigen yang digunakan tubuh seseorang dalam setiap menitnya.

Ambilan oksigen seseorang yang tinggi akan semakin maksimal untuk melakukan kegiatan latihan dengan internsitas yang tinggi. Orang yang memiliki ambilan oksigen yang tinggi memiliki kinerja kerja yang lebih baik, ibaratnya lebih tidak gampang ngos-ngosan.

olahraga kardio dan angkat berat untuk menurunkan berat badan

Lalu apa hasilnya?

Penelitian menunjukan bahwa wanita lebih cepat beradaptasi terhadap latihan yang diberikan yakni dalam waktu 30 detik, sedangkan pria membutuhkan waktu 42 detik untuk menyesuaikannya.

Dari hasil tersebut menunjukan berarti secara konstan pengolahan oksigen terjadi sekitar 30 persen lebih cepat pada wanita daripada pria. Peneliti juga menemukan bahwa kelompok wanita dalam penelitian ini bisa menyalurkan oksigen ke jaringan-jaringan tubuh lebih baik.

Lebih cepatnya pengolahan oksigen dalam tubuh wanita dilihat dari kondisi otot wanita dalam mengolah oksigen.

Penelitian ini menunjukan bahwa otot-otot wanita mengeluarkan oksigen dari darah lebih cepat. Sehingga secara ilmiah dapat dikatakan wanita memiliki sistem kebugaran aerobik yang lebih tinggi daripada pria.

Oleh karena itu, dengan lebih cepatnya wanita mengolah oksigen di dalam tubuh diduga wanita akan tidak lebih mudah mengalami kelelahan otot dan cenderung lebih bisa menunujukkan performa olahraga yang baik.

Beltramme mengatakan, untuk sekarang ini meskipun pria biasanya dikaruniai oleh tubuh yang lebih kuat tapi kondisi ini tidak bisa menyatakan bahwa kuatnya tubuh pria menandakan ia lebih bugar secara keseluruhan dibandingkan wanita.

Temuan kontroversial ini masih perlu didalami lebih jauh lagi untuk mengetahui kebenarannya. Beltramme akan melakukan penelitian serupa yang lebih luas dan lebih spesifik pada para atlet profesional.

The post Apakah Tubuh Wanita Memang Lebih Bugar Daripada Pria? appeared first on Hello Sehat.

Cara Membuat WordPress Lebih Cepat dan Tidak Lambat

Halo sobat kodingers 😀 ! Kali ini saya akan membahas bagaimana cara membuat situs WordPress kamu agar lebih cepat dan tidak lambat saat diakses. WordPress adalah salah satu Content Management System (CMS) yang paling banyak digunakan untuk membuat suatu situs atau blog. Bahkan menurut situs BuiltWith, WordPress menempati posisi pertama sebagai CMS yang paling sering

The post Cara Membuat WordPress Lebih Cepat dan Tidak Lambat appeared first on Belajar Koding Network.

Membuat Alert Message yang lebih menarik di Laravel

Hallo teman-teman ONPHPID… Bagaimana membuat Alert Message yang lebih menarik di Laravel? Kali ini ONPHPID akan memberikan sebuah referensi packages yang dapat kita gunakan. Packages ini dapat kita gunakan untuk mempercantik Alert Message di website yang kita buat. Kebetulan packages ini hasil belajar sendiri dalam membuat sebuah packages sederhana. Sebelum kita menggunakan packages ini, diasumsikan bahwa teman-teman telah memiliki sebuah project Laravel yang akan digunakan. Installasi Packages Sebelum menggunakan packages ini, kita harus men-download-nya. Teman-teman bisa mengunjungi https://github.com/kenhyuwa/flash-me untuk lebih detailnya. Pada project kita, jalankan perintah composer untuk men-download packages, yaitu composer require ken/flash-me setelah selesai jangan lupa publish file yang di

The post Membuat Alert Message yang lebih menarik di Laravel appeared first on ONPHPID Tutorial.

Rupanya Ini Alasan Oppo F5 Merah Lebih Mahal

Alasan Harga Oppo F5 Red Mahal – Oppo memang diketahui memberikan varian terbatas pada seri F5 miliknya yang diluncrukan beberapa waktu lalu. Varian terbatas itu diberi nama dengan sebutan Passion Red sesuai dengan warna yang dibawanya yakni merah. Sebagai varian terbatas, perangkat ini rupanya mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat dan membuatnya ludes lebih cepat dari perkiraan.

Alasan Harga Oppo F5 Red Mahal

Meskipun spesifikasinya terbilang tidak jauh berbeda dengan varian regulernya, namun Oppo F5 red ini dibanderol dengan angka yang lebih mahal. Bukan tanpa alasan, mengingat ada beberapa hal yang disebutkan membuat perangkat ini dibanderol menjadi lebih mahal dari varian Oppo F5 reguler.

Dilansir dari Liputan6Tekno, PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto, mengungkapkan jika harga yang lebih mahal dari Oppi F5 Red ini tidak bisa dilepaskan dari warna dan detail yang dibawanya. “Ya, tingginya harga itu bukan tanpa alasan. Jika diperhatikan lebih detail, khususnya varian warna merah F3 dan F5 itu memiliki warna merah yang berbeda.” Ungkapnya.

Dirinya menambahkan jika perangkat warna merah ini memiliki proses pengecatan khusus yang berbeda dengan warna lain.  “Sering banget ditanyain kenapa warna merah tuh lebih mahal ketimbang varian warna lainnya. Mahal itu karena perlu proses pengecatan khusus,” jelasnya.

Untuk diketahui, selisih harga dari perangkat Oppo F5 warna merah ini terbilang cukup besar dari varian lainnya. Pasalnya, jika varian warna Black dan Gold dibanderol harga Rp 3,9 juta, varian berwarna merah ini dibanderol dengan angka yang lebih mahal yakni Rp 4,2 jutaan.

  • Langka, Harga Xiaomi Redmi 5A Melonjak di Pasaran
  • Harga Oppo F5 Red dan Spesifikasi Terbaru

Seperti pada varian warna lainnya, Oppo F5 merah ini pun dibekali dengan teknologi kecerdasan buatan pada bagian kamera depannya. Di mana, dengan teknologi tersebut diklaim bisa membuat hasil selfie menjadi lebih menawan. Tak heran jika banyak pihak yang menyebut jika teknologi AI yang digunakan pada kamera depan Oppo F5 tersebut mirip dengan kecerdasan buatan yang digunakan iPhone X pada fitur Face ID. Bedanya, jika pada iPhone X sistem kecerdasan buatan tersebut digunakan untuk menunjang keamanan, pada Oppo F5 ini digunakan untuk menunjang selfie.

The post Rupanya Ini Alasan Oppo F5 Merah Lebih Mahal appeared first on Begawei.com.